DKI Jakarta berikan bantuan sembako, mahasiswa Papua ucapkan terima kasih

Jayapura, [WAGADEI] – Mahasiswa Meepago yang berada di bawah naungan Ikatan Pelajar, Mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai dan Deiyai [IPMANAPANDODE] yang mengenyam pendidikan di DKI Jakarta mendapatkan bantuan sembilan bahan pokok [sembako] dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis, [23/4/2020].

Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) IPMANAPANDODE Jakarta, John Timepa mengatakan, bantuan itu merupakan suatu kepedulian dari Pemprov DKI Jakarta kepada pihaknya ketika diabaikan oleh Pemerintah asal daerah mereka.

‘Pada tanggal, [18/4/2020] lalu, kami memutuskan untuk membuat surat permohonan bantuan sembako ke Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Surat permohonan tersebut telah mendapat jawaban dan atau direspon dengan baik oleh instansi terkait,” ujar John Timepa kepada wagadei.com, Sabtu, [25/4/2020].

Ia mengaku, selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan bantuan berupa sembako dan lainnya dari berbagai pihak terutama empat kabupaten di Meepago, yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai untuk dapat memenuhi kebutuhan keseharian semasa pandemi Covid-19 ini.

“Kemudian pada tanggal 23/04/2020, stock bantuan sembako tersebut telah diterima oleh kami mahasiswa dari Papua dan Papua Barat di asrama masing-masing. Stok bantuan tersebut berupa beras, supermie, gula dan kopi,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi kontribusi yang sangat besar dari Denny Pigai yang disebut sebagai senior pihaknya di DKI Jakarta.

“Tidak lupa, kami memberikan apresiasi kepada senior atau kakak kami Denny Pigai, yang telah berupaya mengorbankan biaya, waktu dan tenaga demi membantu agar surat kami bisa masuk ke Dinas Sosial bagian bantuan sosial tersebut.

Denny Pigai, senior suku Mee di Jakarta juga sebagai seniman mengatakan, dalam situasi seperti ini tak bisa melepaskan tangan namun saling menggenggam tangan demi selamatkan sesama anak bangsa.

“Di tengah pendemi Covid-19 di Jakarta, kita sama-sama saling mendukung dan memberikan semangat bahkan perlindungan agar tak boleh kita jadi korban,” ucap Pigai.

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares