Perpanjang waktu tangani Covid-19, Pemkab Dogiyai tambah 3 posko

Dogiyai, [WAGADEI] – Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa mengatakan, dengan berakhirnya masa tugas bagi satuan tugas atau satgas pencegahan Covid-19 pada 5 April 2020, maka dengan resmi satgas tersebut dibubarkan. Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan anggota satgas Pencegahan Covid-19 dan semua pihak yang telah berpartisipasi melaksanakan upaya-upaya pencegahan pandemi COVID-19.

“Kini saya menjadi ketua gugus tugas percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Dogiyai dengan jajaran keanggotaannya yang terdiri dari sejumlah unsur,” ujar Yakobus Dumupa, Minggu, (12/4/2020).

Menurut Dumupa, gugus tugas ini akan bekerja selama lima bulan kedepan dengan ketentuan dapat diperpanjang masa kerjanya sesuai kondisi dan kebutuhan.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease di lingkungan Pemerintah Daerah, yang salah satu poinnya adalah menginstruksikan dilakukannya percepatan pengutamaan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu (refocusing) atau perubahan alokasi anggaran yang digunakan secara memadai.

“Maka Pemkab Dogiyai telah melakukan perubahan alokasi anggaran, yang selanjutnya akan digunakan untuk penanganan kesehatan dan hal-hal lain terkait kesehatan, penanganan dampak ekonomi, penyediaan jaringan pengaman sosial (social safety net),” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah memutuskan untuk menambah tiga posko baru yakni Bomomani, Distrik Mapia, Unito, Distrik Sukikai Selatan, dan Wigoumakida, Distrik Sukikai Selatan.

“Di Posko Bomomani bertugas melakukan pembatasan dan pemeriksaan kendaraan dan orang dari Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Paniai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Dogiyai ke Nabire dan sebaliknya. Posko Unito bertugas melakukan pembatasan dan pemeriksaan kendaraan dan orang dari Sukikai Selatan, Kabupaten Dogiyai ke Timika, Kabupaten Mimika, dan sebaliknya. Dan Posko Wigoumakida bertugas melakukan pembatasan dan pemeriksaan kendaraan dan orang dari Wigoumakida, Kabupaten Dogiyai ke Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat dan sebaliknya,” katanya.

Plt Sekda Dogiyai, Petrus Agapa mengatakan, berkaitan dengan sedang dan akan dilakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran dan penularan pandemi Covid-19 oleh pihaknya, maka diharapkan kepada semua pihak untuk mendukung segala upaya-upaya pencegahan penyebaran dan penularan pandemi COVID-19.

“Dan mematuhi segala keputusan yang telah dan akan diambil oleh Pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Dogiyai,” kata Agapa.

Ia menambahkan, untuk mencegah penularan dan penyebaran pandemi COVID-19 di wilayah Kabupaten Nabire, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Paniai serta kabupaten-kabupaten sekitarnya, maka Pemkab Dogiyai akan terus melaksanakan kerja sama penanganan pencegahan penyebaran dan penularan pandemi COVID-19 secara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Nabire, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Paniai serta kabupaten-kabupaten sekitarnya. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares