Dukung pemerintah tutup penerbangan penumpang, Kuayo: Cargo juga harus kontrol

  • Bagikan

Dogiyai, [WAGADEI] – Keuskupan Timika, Papua menyatakan mendukung penuh pemerintah Provinsi Papua maupun sejumlah kabupaten atas penutupan akses perhubungan, terutama jalur udara.

Administrator Diosesan Keuskupan Timika, P. Marthen E. Kuayo, Pr kepada wagadei.com mengatakan  bahwasemua pihak yang berkepentingan agar semua pihak supaya mengikuti peraturan atau anjuran pemerintah dalam rangka memerangi Covid-19 di tanah Papua.

“Gereja Katolik Keuskupan Timika mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk menutup penerbangan penumpang,” ujar P. Marthen E. Kuayo, Pr Jumat, [10/4/2020].

Walaupun demikian, Kuayo tegaskan agar Pemerintah wajib mengontrol penerbangan cargo supaya tidak ada penumpang gelap dalam setiap penerbangan.

“Belum tentu kan, kami harap petugas maupun pemerintah wajib kontrak setiap pesawat carga mendarat di beberapa lapangan terbang,” ujarnya.

Secara khusus, ia juga menghimbau kepada umat Kristiani terutama umat Katolik Keuskupan Timika supaya melakukan ibadat Tri Suci di rumah masing-masing.

“Semua pihak wajib menjaga keamanan dan ketenangan selama masa Paskah menjelang hingga hari raya Paskah,” ujar dia.

Kordinator Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Keuskupan Timika, Saul Wanimbo mengatakan, dalam situasi virus Corona, semua pihak dikagetkan dengan penembakan beruntun di Kuala Kencana, distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika yang telah memakan korban jiwa.

Menurut Wanimbo, kekerasan bersenjata antara TNI, Polri dan TPN-Pabterus meningkat dan berdampak luas pada penduduk masyarakat sipil. Seperti yang terjadi di kabupaten Nduga dua tahun lalu yang mengakibatkan ribuan masyarakat harus mengungsi ke hutan. Hal yang sama juga terjadi di kabupaten Intan Jaya dan di Kabupaten Mimika pada tahun 2018 dan 2020.

“TNI, Polri dan TPN, OPM supaya menahan diri, jangan membuat masyarakat sipil menjadi lebih cemas dan panik,” kata Wanimbo.

Gereja Katolik Keuskupan Timika turut berdukacita akibat penembakan di Kuala Kencana .

Gereja Katolik Keuskupan Timika mendorong adanya tim investigasi independen guna menyingkap kasus penembakan di Kuala Kencana. [*]

Reporter: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *