Deteksi Covid -19, Pemkab Dogiyai tempatkan petugas kesehatan di KM 100

Nabire, [WAGADEI] – Berkaitan dengan telah ditetapkannya Coronavirus Disease 2019 [Covid-19] oleh World Health organization [WHO] sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan dunia dan memperhatikan Instruksi Presiden Republik Indonesia, maka Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa melarang pejabat setempat keluar daerah.

Bupati Dumupa bilang Pemkab setempat telah membentuk Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Dogiyai dengan tugas melakukan sosialisasi mengenai pencegahan penyebaran Covid -19.

“Membentuk Posko Penecegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 di KM 100 Siriwo dan Moanemani dengan tugas untuk melakukan pendeteksian infeksi Covid – 19 kepada setiap orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Dogiyai dan melakukan tindakan medis bagi orang yang terindikasi pengidap virus COVID-19,” ungkap Dumupa melalui pesan WhatsApp, Jumat, [20/3/2020].

Ia juga telah memerintahkan kepada seluruh kepala OPD dan pegawai ASN Kabupaten Dogiyai untuk membatalkan atau tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah, kecuali untuk urusan yang sangat penting dan mendesak setelah mendapatkan izin dari Bupati.

Selain itu, pihaknya sungguh-sungguh mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 di wilayah Kamuu dan Mapia.

“Lebih dari itu, saya juga telah meliburkan seluruh pegawai ASN Kabupaten Dogiyai dan seluruh siswa entah SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Dogiyai sejak tanggal 19 Maret sampai 5 April 2020,” ujarnya.

Untuk masuk kerja, lanjut dia, dan aktivitas belajar mengajar di sekolah pada tanggal 6 April 2020. “Para Pegawai ASN diperintahkan untuk bekerja di rumah dengan dikoordinir oleh setiap Kepala OPD,” kata dia.

Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Dogiyai, Agustinus Tebai yang dikonfurmasi wagadei.com mengapresiasi tindakan itu. Bahkan ia minta agar segera mulai kerja mengingat kendaraan bermotor entah mobil, truck dan motor tiap hari ramai naik dan turun.

“Kami minta kepada satuan tugas yang terbentuk itu segera bekerja, jangan larut. Karena jalan darat ini tiap hari ramai. Tidak berhenti,” kata Tebai.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai dan seluruh orang yang memasuki wilayah Kabupaten Dogiyai agar bekerja sama dengan Pemkab dan Satuan Tugas COVID-19 untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares