Berikan manfaat bagi masyarakat, Pemkab Dogiyai gelar Musrenbang RPJPD

Dogiyai, [WAGADEI] – Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Dogiyai melalui Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005-2025, yang dilaksanakan di gedung Koteka Moge Mowanemani, Dogiyai selama dua hari, Senin, (16/3) dan Selasa, (17/3/2020).

Kegiatan Musrenbang Perubahan RPJPD tersebut dibuka oleh Assisten I Setda, Nason Pigaimewakili Bupati. Sedangkan narasumber berasal dari akademisi Universitas Uncen (uncen) Jayapura dan Bappeda Provinsi Papua. Untuk peserta berasal dari Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris dan Kasubag Program di lingkungan Pemkab Dogiyai.

Assisten I Setda Dogiyai, Nason Pigai mengatakan Musrenbang sangatlah penting dilaksanakan di dalam pemerintahan daerah. Musrenbang yang dilaksanakan pada kesempatan itu merupakan suatu tahapan dalam proses penyusunan perubahan RPJPD.

“Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah,” ujarnya dalam sambutan.

Pigai mengatakan Musrenbang merupakan suatu forum musyawarah untuk mematangkan dan menyesuaikan RPJPD Kabupaten Dogiyai duntuk menghasilakn dokumen perubahan yang benar.

Plt.Kepala Bappeda Dogiyai, Yakobus Dogomo mengatakan, digelarnya Musrenbang untuk membahas rancangan RPJPD dalam rangka pemaparan, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD.

“RPJPD merupakan suatu dokumen yang sangat penting dan strategis bagi arah pembangunan daerah dan menjadi pedoman bagi kepala daaerah terpilih untuk menjabarkan visi, misi dan program pembangunan dalam jangka waktu lebih pendek dan terperinci seperti RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah [RKPD].

Ia berharap setiap OPD berpartisipasi secara aktif di dalam kegiatan itu dengan mengikuti pembahasan rancangan awal RPJPD, memberi saran, masukan dan kritik yang sifatnya membangun demi penyempurnaan dokumen rancangan awal RPJPD Kabupaten Dogiyai Tahun 2005-2025 ini.

“Apabila ada visi, misi dan program yang dianggap tidak kontekstual, bisa diberi koreksi agar dokumen RPJPD dapat disempurnakan,” katanya. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares