Awal 2020, klinik RSU Pratama Intan Jaya siaga 24 jam layani pasien

Intan Jaya, [WAGADEI] – Sejak awal tahun 2020 klinik Rumah Sakit Umum Pratama Kabupaten Intan Jaya telah membuka pelayanan selama 24 jam. Direktur RSU Pratama Intan Jaya, Kristianus Tebai menegaskan, dirinya bersama tim petugas kesehatan sudah membuka pelayanan Klinik RSUD 24 jam.

“Dokter dan perawat kami stand bye di klinik, dan siap selalu layani,” ucap Kristianus Tebai kepada wagadei.com, Selasa, [17/3/2020].

Baca: https://wagadei.com/2019/06/20/mulai-pelayanan-dasar-pastor-sondegau-berkasti-rsu-pratama-intan-jaya/

Tebai mengatakan, dalam sehari pihaknya bisa melayani banyak pasien rawat jalan yang datang melakukan pengobatan.

Kemudian, lanjutnya, untuk rawat inap hampir setiap hari menumpuk. Sementara RSU hanya punya tiga bangsal tempat rawat inap.

“Walaupun kurang kami tampung bisa mencapai enam bangsal,” katanya.

Tebai mengaku, apabila ada pasien yang sulit untuk tertolong di RSU yang berlokasi di Yokatapa itu, pihaknya melakukan rujukan ke Paniai, Nabire atau Timika.

Baca: https://wagadei.com/2019/06/20/dinkes-intan-jaya-jamin-pelayanan-kesehatan-tetap-berjalan/

“Tapi itu apabila penyakitnya butuh dokter spesialis,” ucapnya.

“Kemarin, saya baru bawah satu pasien ke Timika, di Rumah Sakit Karitas .Ini merupakan salah satu upaya kami. Inisiatif kami walaupun kami tidak cukup anggaran untuk rujukan tetapi kami tetap jalan,” ungkapnya.

Kristianus dipercayakan menjadi orang nomor satu di rumah sakit itu RSUD pada November 2018, selanjutnya mulai efektif bekerja Januari 2019.

Saat itu, menurut mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Dogiyai ini, RSU memang sudah tidak layak pakai, perlu rehabilitasi berat maka pihaknya hanya bisa lakukan Stock Opname bangunan fisik yang telah rusak, untuk dilaporkan kepada pemerintah daerah.

“Bersama para para petugas kesehatan telah memulai kerja dengan fokus pada klinik untuk pelayanan dasar bagi masyarakat Intan Jaya,” kata dia.

Tebai menjelaskan bahwa RSU Intan Jaya yang berlokasi di Wandoga adalah rumah sakit bergerak untuk daerah terpencil, yang dibantu oleh Kementerian Kesehatan RI, dan dibangun pada tahun 2016.

Rumah sakit tersebut rusak berat pasca kerusuhan Pilkada pada awal Tahun 2017. [*]

Reporter: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares