Sayangi OAP dari virus Corona, PON 2020 harus dibatalkan

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Virus Corona kini sudah tersebar di 54 negara dengan jumlah kematian korban jiwa yang meningkat secara signifikan. Virus Corona hingga saat ini belum ada obat yang mempang untuk di sembuhkan, sehingga mahasiwa Papua sebagai  peduli kemanusiaan di tanah Papua, diminta harus batalkan pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) ke XX tahun 2020 di Provinsi Papua.

“Kita perlu mengantisipasi situasi ini, apalagi virus Corona sudah ada di negara Indonesia maka wajib hukumnya PON 2020 di Papua harus dibatalkan,” ujar Amos Kayame, mahasiswa Uncen Jayapura, Selasa, (4/3/2020).

Sebagai bukti di Indonesia, kata dia, dua WNI sudah terinveksi sesuai pemeriksaan para medis keduanya dinyatakann positif Corona. Dengan melihat kehidupan sosial masyarakat Indonesia atau Papua yang tidak teratur, sehingga memungkinkan virus Corona ini bisa tersebar luas dengan cepat.

“Apalagi di tempat keramaian yang melihat orang luar dari tanah Papua maupun Indonesia, misalnya seperti ivent PON di Papua,” katanya.

“PON akan dihadiri oleh alteletik dari berbagai provinsi dan kabupaten di Indonesia, sehingga dalam kondisi yang begitu ramai, niscaya virus Corona akan menyebar di tengah keramaian PON XX ini,” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, PON harus dibatalkan demi kemanusiaan daripada kegiatan euforia belaka. Orang Papua dan Indônesia mati secara sia-sia apalagi kondisi keuangan negara Indônesia sekarang tidak bisa beli alat vaksin virus Corona yang sudah ditemukan oleh negara Israel.

Mahasiswa Uncen lainnya, Jefer Son mengatakan, semua aktivitas pemerintahan harus diberhentikan selama waktu yang tidak ditentukan.

“Perhubungan seperti kapal laut maupun pesawat udara harus diblokade. Tidak boleh dari luar masuk ke Papua,” katanya. [*]

Reporter: Yusak Utti
Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *