Baru setahun lulus kuliah, Simpetu Pekei jadi waket 1 DPRD Dogiyai termuda

  • Bagikan

Dogiyai, [WAGADEI] – Lulus kuliah dari salah satu perguruan tinggi di Malang pada tahun 2018, Simon Petrus Pekei atau dipanggil Simpetu langsung terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Papua periode 2019 – 2024 pada pemilihan legislatif [pileg] tahun 2019 lalu. Bahkan lelaki kelahiran kampung Dogimani, 12 Mei 1995  ini resmi menjadi wakil ketua [waket] 1 DPRD setelah dilantik di aula Maranatha Nabire pada 23 Januari 2020 oleh Ketua Pengadilan Negeri Nabire.

Pria tamatan SMA tahun 2013 menjadi anggota legislatif di usianya yang ke – 24 tahun dan yang termuda di kalangan 25 anggota DPRD Kabupaten Dogiyai.

Simpetu merupakan politisi dari Partai Persatuan Pembangunan [PPP]. Dia meraih 2.568 suara dari daerah pemilihan dua Kabupaten Dogiyai.

Alumni program studi Administrasi Negara ini mengatakan, jalan satu-satunya supaya bisa merestorasi harus masuk ke dalam sistem.

“Setelah lama saya melihat dari belakang ke depan, banyak hal yang harus dilakukan untuk merubah wajah daerah Kamuu dan Mapia. Lama itu juga saya berpro aktif dalam kritik terhadap pemerintah daerah. Namun semua itu hanyalah omongan belaka. Maka d isitu saya sadari bahwa  hal itu untuk merubahnya tidak harus mengkritik dari luar sistem dan tidak harus di sosial media [sosmed] tetapi harus menjadi pelaku dalam sistem untuk membenahi sistem itu sendiri,” kata Pekei yang juga merupakan Wakil Ketua DPC PPP Dogiyai 2010 sampai sekarang ini ketika berbincang dengan wagadei.com, Sabtu, [29/2/2020].

Menurut Pekei yang hingga kini belum menikah atau kawin ini, motivasinya menjadi wakil rakyat agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Ini sekaligus untuk memotivasi kalangan milenial agar tidak takut berkecimpung di dunia politik,” kata dia.

Untuk menjadi wakil rakyat, ia mengaku pernah bermimpi agar kelak bisa menjadi dewan perwakilan rakyat sejak masih di bangku SD dan target terpilih pada pileg 2019. “Dan ternyata Tuhan Yesus menghendaki saya terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Dogiyai pada waktu yang saya targetkan,” katanya teringat

Sebagai anggota termuda yang lahir dari dunia aktivis, Simpetu berupaya mewujudkan visi dan misinya yakni ‘Sama Rasa, Sama Rata. Sama Tangis, Sama Ratap’. “Pembangunan semua aspek di seluruh Kabupaten Dogiyai harus adil dan merata, tanpa harus membeda-bedakan,” ungkapnya.

Ia juga memiliki sebuah cara untuk membahagiakan masyarakat setempat, yakni tanpa kenal lelah terus memperjuangkan semua aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah.

“Untuk wujudkan kebahagiaan pada masyarakat adalah memperjuangkan apapun yang menjadi aspirasi dari masyarakat. Sehingga saya atas nama wakil ketua DPRD selalu menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Dogiyai bahwa aspirasi tidak harus melalui datang demo di kantor DPRD, namun kami juga sangat siap dan bersedia melayani dan menerima setiap aspirasi yang datang diwakili oleh satu orang sekalipun, asal tuangkan ke dalam bentuk tulisan agar poin per poin kami pimpinan akan koordinasi kepada komisi yang bersangkutan agar keluhan rakyat dapat terjawab,” tuturnya.

Atas keberhasilan ini, ia memberikan hormat yang lebih besar untuk masyarakatnya yang mendukungnya 100 persen.

“Waktu pemungutan suara itu, saya hadapi 13 caleg lain dalam satu basis atau kampung. Karena kampung saya sepakat tidak keluarkan satu suara sekalipun. Dan mereka ikat suara untuk saya 100 persen,” katanya.

Setelah dilantik, lanjut mantan ketua Korwil Ipmado Malang 2015 ini, dirinya terus berusaha menjaga hubungan relasi dengan rekannya. “Selama kurang lebih satu bulan kami dilantik, saya sebagai wakil ketua bersama saudara ketua sangat terbuka dalam setiap urusan dan masalah yang ada,” ujarnya.

“Dan untuk memutuskan suatu keputusan dalam lembaga legislatif, saya bersama ketua selalu berkomitmen bahwa apapun yang menjadi kesepakatan anggota adalah keputusan bersama. Hal ini kami lakukan demi menjaga hubungan relasi antara anggota dan unsur pimpinan DPRD,” tandasnya. [*]

Reporter: Abeth A. You

 

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (2)

  1. Status kabar daerah Papua – dalam rangka mencari tahu tentang keberafaan adalah untuk menyatuhkan dengan ide atau gagasan yang akan disampaikan secara transparansi dengan keterbukaan dengan siapa saja.

  2. Saya salah satu Alumni dari kota studi malang sangat mengapresiasi adik Ganteng yg telah terpili Wakil Ketua Dpr, Semoga Tuhan Yesus selalu menyertai dlam tugas dan pelayanan Adik. Tuhan berkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *