Anggota Polisi yang ada di TKP harus diperiksa baik!

Nabire, [WAGADEI]  – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Dogiyai, Agustinus Tebai menegaskan, tim penyelidikan Polda Papua yang hendak mendatangi lokasi kejadian penabrakan Demianus Mote, tokoh pemuda Dogiyai dan kematian Yus Yunus, seorang sopir truck di Odeekomo, distrik Kamuu Utara harus diperiksa baik terhadap anggota Kepolisian dari Polsek Kamuu.

“Karena polisi yang senjata lengkap biarkan warga keroyok si sopir hingga tewas depan aparat. Maka itu, tim penyelidikan dari Polda Papua yang akan dipimpin oleh Kapolda Papua harus periksa baik terhadap bawahannya. Paling tidak tanya baik kenapa biarkan warga keroyok sampai si sopir tewas,” ujar Agustinus Tebai kepada wagadei.com melalui selularnya, Sabtu, [29/2/2020].

Tebai mengatakan, hal itu dirinya akan sampaikan kepada Kapolda Papua yang berkenang datangi Dogiyai pada hari ini. “Nanti saya akan bilang ke pak Kapolda juga,” ucapnya.

“Kalau sampai polisi bilang masyarakat banyak, itu omong kosong. Masyarakat bisa hitung dengan jari, apalagi polisi saat itu sudah ada kendaraan patrol. Paling tidak mereka amankan si sopir dalam mobil lalu bawah pergi, dan selesaikan masalah di Polsek Kamuu,” ungkapnya.

Ia menuding, pembiaran dari aparat yang ada di TKP justru menimbulkan persoalan baru yang berdampak pada konflik horizontal antara warga orang asli Papua [OAP] dan non OAP. “Dalam video itu jelas polisi biarkan untuk perkeruh situasi,” katanya.

Tokoh pemuda Dogiyai, Goo Benny menegaskan, bukti pembiaraan saat kejadian kini muncul lagi beberapa nama pemuda yang disebut sebagai aktor dari peristiwa itu.

“Kalau sampai warga Sulawesi bilang aktornya adalah Saugas Goo yang merupakan ketua KNPB Dogiyai, maka kesimpulannya adalah polisi biarkan warga keroyok sopir Yus, polisi rekam video lalu viralkan polisi pula yang sampaikan ke warga Sulawesi wajahnya Saugas Goo untuk menggiring masalah ini ke SARA dan politik. Ini sudah semakin jelas,” ungkap Benny.

Ia mengaku, jika kinerja polisi seperti demikian maka patut dipertanyakan motto kepolisian ‘melindungi dan mengayomi masyarakat’. [*]

Reporter: Abeth A. You

1,598 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares