Ini tuan rumah dan tema Muspasmee ke VII tahun 2023

Deiyai, [WAGADEI] – Akhirnya Tim Perumus Musyawarah Pastoral Mee [Muspasmee] Dekenat Paniai dan Tigi [Pati], Keuskupan Timika mengumumkan Muspasmee ke VII yang rencananya digelar tahun 2023.

“Hasil diskusi kami antara Tim Perumus, Tim Pastoral dan Administrator Diosesan Keuskupan Timika bahwa tuan rumah Muspasmee ke VII adalah di paroki St. Fransiskus Assisi Epouto,” ungkap Ketua Tim Perumus Dekenat Paniai – Tigi, Frans Doo saat penutupan Muspasmee ke VI di Damabagata, Minggu, [23/2/2020].

Doo mengatakan, pihaknya memutuskan tema pada musyawarah di daerah Tage Biru adalah ‘inkulturasi’.

“Jadi ini soal internal gereja yang akan kami bahas pada Muspasmee ke VII nanti di Epouto,” katanya.

Alasannya pihaknya menetapkan Epouto, kata dia, lantaran Epouto punya sejarah bahwa semua orang besar pasti menimba ilmu di daerah batu Uranium itu.

“Dulu orang-orang mau dapat ilmu pasti datang ke Epouto dan berkumpul di PPK [pusat pembinaan dan kader]. Sekarang PPK sudah mati, sekarang kita aktifkan kembali itu,” bebernya.

Untuk waktu pelaksanaan, lanjutnya, pihaknya akan menyelenggarakan pada 17-23 Februari 2023 mendatang.

Admistrator Diosesan Keuskupan Timika, P. Marthen Ekowaibii Kuayo, Pr mengatakan, kegiatan tahun 2023 memusatkan pada umat Katolik sendiri.

“Karena selama enam kali pelaksanaan Muspasmee kami bicara keluar dari internal basis umat. Lebih ke sosial. Jadi nanti di Epouto adalah fokus untuk kami punya umat dan gereja Katolik,” katanya kepada wagadei.com. [*]

Reporter: Abeth A. You
Editor: –

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares