Bahas tanah, Muspasmee ke VI resmi dibuka

  • Bagikan

 

Deiyai, [WAGADEI] – Musyawarah Pastoral Mee [Muspasmee] ke VI resmi dibuka oleh Administrator Diosesan Keuskupan Timika, Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo, Pr bersama Bupati Deiyai, Ateng Edowai di gereja Katolik Paroki Kristus Kebangkitan Kita [K3] Damabagata, Selasa, [18/2/2020].

Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo mengatakan, pada sepekan ke depan pihaknya akan membahas tentang tanah milik gereja Katolik di dua dekenat, yakni Paniai dan Tigi.

“Tanah ini kita main-main selama ini, tidak terurus baik. Ada tanah milik gereja Katolik tapi diambil oleh pihak tertentu, seperti klaim kembali hak ulayat. Karena itu yang kami mau pisahkan,” ujar Kuayo.

Bupati Deiyai, Ateng Edowai mengaku mendukung penuh kegiatan itu lantaran mendorong programnya selama empat tahun kedepan.

“Gereja Katolik luar biasa, ini salah satu upaya penyelamatan kita bersama. Karena selama ini banyak persoalan terkait tanah,” kata Edowai.

Ketua panitia Muspasmee VI, Albertus Adii, ST, M.Si mengatakan, peserta yang akan ikut aktif dalam proses musyawarah berjumlah 1.200 orang, namun secara keseluruhan kurang lebih 3.500 orang.

“Ini semua dari 12 paroki di Dekenat Tigi dan Paniai juga dari Dekenat Kamuu – Mapia, dari Dekenat Teluk Cenderawasih juga dari agama tetangga seperti GKIP, GKII dan komunitas Bunaadi dan Budaya,” ucap Adii.

Menurut dia, tema utama yang digunakan dalam musyawarah adalah ‘kembali ke tanah kudus-ku’. [*]

Reporter: Abeth A. You

Editor: –

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *