Jangan tarik kembali tanah milik gereja, puskesmas dan sekolah

  • Bagikan
Deiyai, [WAGADEI] – Bupati Nabire, Isaias Douw mengungkapkan, jika ada pihak yang mengklaim tanah atau lokasi milik gereja, Puskesmas, dan sekolah maka keturunannya tak akan pernah berhasil.
Hal itu dikatakan Bupati Nabire dua periode ketika menghadiri misa pembukaan Muspasmee ke VI di paroki Kristus Kebangkitan Kita [K3] Damabagata, Dekenat Tigi, Keuskupan Timika, Selasa, [18/2/2020].
“Tanah-tanah yang sudah diberikan kepada gerei, puskesmas, dan sekolah itu tidak boleh minta atau tarik kembali oleh orang-orang sekarang, karena itu sudah diberikan oleh leluhur kita sejak puluhan tahun silam,” ujarnya tegas.
Menurut dia, jika ada pihak yang klaim bahwa itu tanah milik mereka maka keturunannya akan selalu gagal dalam berbagai bidang.
“Kalau kamu tarik kembali tanah yang sudah diberikan itu, saya mau tegaskan bahwa keturunan dari orang itu tidak akan berhasil dalam bidang apapun,” ungkapnya.
Administrator Diosean Keuskupan Timika, Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo mengatakan, pada sepekan ke depan pihaknya akan membahas tentang tanah milik gereja Katolik di dua dekenat, yakni Paniai dan Tigi.
“Tanah ini kita main-main selama ini, tidak terurus baik. Ada tanah milik gereja Katolik tapi diambil oleh pihak tertentu, seperti klaim kembali hak ulayat. Karena itu yang kami mau pisahkan,” ujar Kuayo.
Reporter: Abeth A. You
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *