LBH Papua terus siapkan calon pemberian bantuan hukum

Nabire, [WAGADEI] – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua terus menyiapkan kader dengan cara perekrutan calon pemberi bantuan hukum. Wajah pelangaran hukum dan HAM di seluruh wilayah Papua sangat tinggi. Kondisi itu tidak dapat berakhir bila tidak disikapi dengan menyiapkan para pemberi bantuan hukum yang akan bekerja secara sukarela bagi masyarakat miskin, marjinal, dan buta hukum di Papua.

Direktur LBH Papua, Emanuel Gobai, SH,MH mengakui berangkat dari situasi itu, pihaknya merasa penting menjalankan program kaderisasi baik bagi masyarakat umum dan juga bagi kebutuan internal LBH Papua.

“Selain itu, sangat menyadari dengan benar bahwa LBH Papua adalah lembaga kader sehingga program kaderisasi dalam internal LBH Papua menjadi salah satu program pokok LBH Papua didalam wilayah kerjanya,” tulisdi Emanuel Gobai, SH, MH, melalui keterangannya yang diterima wagadei.com, Rabu, [12/2/2020].

Dalam rangka pengkaderan dalam tubuh LBH Papua, kata dia, tanggal 12 Februari 2020 pihaknya telah  menggelar tes tertulis bagi tujuh orang calon pemberi bantuan hukum di lembaga itu. Tes tertulis dimulai pada pukul 10:00 – 12:00 WP di ruang rapat LBH Papua.

“Mereka yang diuji adalah Alince Dawapa, Imanus Komba, Rulan Tiris, Yuliana Itlai, Demi Kalakmabin, Jeff Sangkek, dan Elsha Gracella S Rumi. Mereka tujuh ini akan menjalani tes wawancara pada tanggal 15 Februari 2020 di LBH Papua,” ucapnya.

Ketujuh calon lanjutnya, lebih dulu telah mengikuti kegiatan karya latihan bantuan hukum (Kalabahu) yang digelar sebanyak dua kali pada tahun 2020. Uniknya dalam tes terlulis ini diikuti oleh peserta dari Kalabahu periode pertama tahun 2019 dan periode kedua tahun 2020.

“Melalui fakta ini, LBH Papua menilai program kaderisasi yang dijalankan LBH Papua telah berjalan secara maksimal. Hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi LBH Papua karena mekanisme kaderisasi dari eksternal LBH Papua menuju internal LBH Papua berjalan secara maksimal,” ungkapnya.

Atas dasar itu, LBH Papua akan terus mengembangkan program kaderisasi melalui kegiatan Kalabahu secara terus menerus setiap tahunnya dalam rangka mengembangkan pemahaman bantuan hukum struktural kepada seluruh masyarakat Papua, khususnya pemuda dan mahasiswa di dalam wilayah kerja LBH Papua.

Calon pemberi bantuan hukum, Aliance Dawapa mengapresiasi niat baik dari LBH Papua yang terus mendorong kaum muda menjadi pekerja kemanusiaan di bidang hukum ini.

“Terima kasih LBH Papua sudah peduli dengan kami anak-anak muda Papua,” ucapnya. [*]

Reporter: Aweidabii Bazil
Editor: Admin

338 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares