Minta bantuan doa untuk Nduga, Wakil Klasis Mugi tiba di Paniai

Paniai, [WAGADEI] – Wakil Klasis Mugi di Kabupaten Nduga, Pendeta Tomi Nirigi akhirnya tiba di Kabupaten Paniai. Kedatangannya itu untuk meminta bantuan doa dari jemaat Tuhan di Paniai demi pemulihan kondisi Ndugama.

“Saya minta kepada seluruh jemaat gereja Kingmi Papua agar mendoakan ribuan warga Nduga yang masih mengungsi di hutan,” ujar Pendeta Tomi Nirigi, Sabtu, (17/1/2020) di Enarotali.

Ia telah berada di Paniai sejak tanggal 12 sampai 19 Januari 2020. Kedatangannya itu untuk meminta uluran tangan dari semua jemaat agar berikan pakai layak pakai.

“Saya datang ke sini (Paniai) untuk minta bantuan pakaian layak pakai dari jemaat Tuhan buat mereka yang sudah satu tahun lebih mengungsi di hutan,” ujarnya.

Menurut dia, kebanyakan jemaat Kingmi yang mengungsi dan lari ke hutan sejak 2 Desember 2018 lantaran baku kontak antara TNI-Polri dan TPNPB. “Di Nduga terdapat tujuh Klasis dengan jumlah 164 gereja dan umat sekitar 40-an ribu orang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kondisi warga Ndugama sangat memprihatinkan  sehingga butuh perhatian berupa makanan, pakaian, obat-obatan maupun tempat tinggal.

“Sampai sekarang ini mereka masih belum kembali ke masing-masing rumah,” kata dia.

Agar supaya yang tersisa bisa selamat, ia serukan  Dan supaya juga keadaan di Nduga segera aman,” tuturnya ketika panitia memberi kesempatan menceritakan kondisi jemaat Kingmi Papua di kabupaten Nduga.

“Di Deiyai dan Dogiyai juga ada teman-teman dari tim kami sudah ada di sana. Mereka juga minta bantuan lain seperti pakaian, makanan, obat-obatan dan tempat tinggal,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyebab jemaat tak mau kembali karena takut aparat keamanan.

Ketua Koordinator GKI (Kingmi) Tanah Papua di Paniai,Pendeta Gerald Gobai,  mengatakan, sejak ia mengimbau seluruh jemaatnya dari 12 Klasis untuk menyumbangkan pakaian layak pakai pada 13 Januari 2020 telah banyak yang disumbangkan.

“Kami sudah buka posko sampai tanggal 18 Januari. Puji Tuhan, jemaat kami sudah sumbangkan buat warga jemaat di Ndugama,” ujarnya.

Selain pakaian, ia mengatakan, per klasis telah mengumpulkan uang dan akna diserahkan kepada tim kemanusiaan untuk Nduga yang ada di Paniai. [*]

Pewarta: Abeth A. You

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares