Pentingnya kerja sama antara legislatif dan eksekutif Deiyai

  • Bagikan

Deiyai, [WAGADEI] – Guna mewujudkan Deiyai sejahtera dan beriman, Bupati Deiyai, Ateng Edowai mengajak pihak legislatif bekerjasama dengan eksektif. Sebab, bagi Ateng, legislatif merupakan setara dengan pemerintah daerah. Sehingga perlu dijaga keharmonisan dan kemitraan antara DPRD dan pemerintah daerah, agar Deiyai cepat maju.

Bupati Ateng Edowai berharap selama lima tahun mendatang 20 orang DPRD setempat harus bekerjasama dengan pihaknya sebab para wakil rakyat akan sangat menentukan nasib  masyarakat di negeri Tigi itu.

“Saya harap 20 orang saudara DPRD kita kerjasama selama lima tahun ke depan. Maju mundurnya pembangunan di Deiyai ada di tangan 20 orang wakil rakyat dan kami pihak eksekutif,” ujar Ateng Edowai kepada wagadei.com, Selasa, [14/1/2020].

Oleh karena itu, suatu waktu pihaknya akan melakukan turun ke lapangan [turlap] untuk melihat, mendengar dan menerima kebutuhan masyarakat di lima distrik. Edowai mengatakan, keharmonisan dalam kerja sama [kemitraan] memang sangat penting, dan harus jalan bersamaan.

Menurut Bupati kedua Deiyai ini, jika hanya menjalin kemitraan tanpa keharmonisan hubungan kedua pihak, legislatif dan eksekutif,  tentu akan berpengaruh terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah tersebut.

“Jika DPRD sebagai representasi rakyat Deiyai, tidak menjaga keharmonisan kerja sama dengan pemerintah daerah sebagai penyelenggara pembangunan, demikian sebaliknya, maka rakyat  yang  akan menjadi korban. Apalagi jika legislatif bekerja ogah-ogahan, dan lebih banyak plesir ke luar daerah dengan dalih melakukan kegiatan, kita khawatir pembangunan di Deiyai  akan berjalan di tempat,” ungkapnya.

Hal ini, kata dia, perlu diingatkan lebih awal sebab cukup banyak kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPRD bahkan sering tak berada di tempat.

“saya sengaja menyoroti hal ini sejak dini untuk mengingatkan anggota DPRD Deiyai, agar mengurangi kegiatan-kegiatan  yang tidak bermanfaat bagi kepentingan masyarakat di daerah itu. Melakukan kegiatan itu boleh-boleh saja. Asalkan hasilnya perlu  diimplementasikan dalam program pembangunan,” katanya.

Ia juga meminta anggota legislatif harus lebih sering turun ke kampung-kampung untuk melihat kondisi riil kehidupan rakyat. Juga untuk  mendengar langsung aspirasi rakyat tentang sektor apa saja yang perlu mendapat prioritas dalam pembangunan.

Ketua DPRD Deiyai Sementara, Petrus Badokapa mengatakan, selama lima tahun kedepan pihaknya siap bersatu padu mengutamakan kebutuhan rakyat dalam program dan kegiatan pembangunan di kabupaten pemekaran dari Paniai itu.

“Untuk membangun Deiyai tercinta, maka  kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah mutlak dilakukan. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dewan. Demikian sebaliknya, DEWAN sebagai pemegang hak anggaran, perlu kerja sama dengan eksekutif,” ungkap Badokapa.

Menurut dia, jika legislatif dan eksekutif bekerja sama dalam merumuskan berbagai program pembangunan sesuai dengan potensi yang ada, pihaknya yakin pembangunan di daerah itu akan berkembang baik.

“Fungsi kontrol dewan terhadap pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran pembangunan harus tetap jalan. Dengan menjalankan fungsi kontrol dewan secara baik, kita berharap bisa mengurangi penyimpangan penggunaan anggaran pembangunan di daerah itu,” ucapnya. [*]

Pewarta: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *