Pemda Deiyai gelar natal bersama TNI, Polri dan masyarakat

  • Bagikan

Deiyai, [WAGADEI] – Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar perayaan natal bersama TNI,Polri dan masyarakat khusus tiga distrik,yakni Tigi, Tigi Barat dan Tigi Timur, Selasa, [14/1/2020], sebab dua distrik lainnya yakni Bouwobado dan Kapiraya digelar tanggal 17 Desember 2019 lalu.

Perayaan Natal pihaknya mengusung tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” dihadiri Bupati Deiyai, Ateng Edowai, Wakil Bupati, Hengky Pigai, Ketua DPRD dan 19 anggota, Sekda Marten Ukago, Kapolres, Perwira Penghubung, pimpinan OPD, para ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.

Bupati Deiyai, Ateng Edowai mengatakan, pihaknya menggelar natal merupakan penghormatan kepada Tuhan Allah atas diutusnya Tuhan Yesus ke dunia untuk menebus dosa-dosa umat manusia terutama warga Deiyai.

Kesempatan ini juga ia mengapresiasi kepada semua pihak karena selama ini daerah yang ia pimpin telah menjaga toleransi beragamanya sangat kuat.

“Melalui natal ini Tuhan Yesus hadir untuk menyelamatkan umat manusia terutama kami orang deiyai selamatkan dari belenggu-belenggu dosa. Agar melalui natal bersama ini seluruh komponen mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai selama lima tahun. Karena membangun suatu daerah tak semudah membalik telapak tangan. Itu supaya dapat dirasakan oleh amsyarakatku,” ujar Ateng Edowai.

Untuk itu, melalui Natal bersama ini, bupati mengajak semua pihak untuk dapat menjadikan Natal kali ini sebagai inspirasi untuk membuka diri dan hati agar roh kudus menolong kita dalam menjalani kehidupan di tahun 2018.

“Mari kita buka hati dan buka diri supaya roh kudus menolong kita, memampukan untuk menjalani 2018 dalam bimbingan roh kudus, sehingga kita dapat mampu menciptakan kedamaian, menghadirkan syalom Allah di kota ini, di kabupaten ini mulai dari diri kita, keluarga kita, tetangga kita,  lingkungan dimana kita ada, ditempat dimana kita bekerja dan kalau bisa di kabupaten ini, sehingga Asmat bisa jadi tempat orang ingin datang karena aman,” terang bupati.

Pada kesempatan ini juga, bupati mengingatkan kepada semua pimpinan OPD agar betah di Deiyai, sebab penilainnya selama ini apabila Bupati dan wabupkeluar semua pimpinan OPD juga ikut keluar daerah.

“Saya meminta dengan tegas agar pelimpahan tugas dan wewenang kepada staf itu saya sangat harapkan. Jika ada tugas ke luar daerah untuk urusan dinas, harus memberikan kewenangan kepada staf yang ada. Supaya mereka juga bisa dapat sppd, selain itu juga supaya mereka bisa Dalamw aktu dekat, kata dia akan melakukan perekrutan pelantikan eselon empat, tiga dan dua namun akan dilakukan penataan secara baik dalam hal birokrasi itu. lakukan pengembangan tugas mereka. Karena membangkitkan sumber daya manusia itu penting sekali,” ucapnya.

Ketua sementara DPRD Deiyai, Petrus Badokapa mengharapkan agar semua pihak untuk tetap mengedepankan keamanan karena ini sudah menjadi hal mutlak dan harus menjadi komitmen bersama membangun Deiyai.

“Kami 20 orang DPRD Deiyai akan selalu mendukung semua program eksekutif tapi kami akan selalu lakukan monitoring apakah tepat sasaran atau tidak sesuai dengan program dari OPD yang kami tetapkan dalam siding,” kata Petrus.

Ia menambahkan, boleh berbeda pandangan dan pilihan, tapi semua pihak tidak boleh mengorbankan kehidupan dan kebersamaan yang dibangun.

“Ini harus menjadi komitmen kita,” ujarnya. [*]

Pewarta: Abeth A. You
Editor: Aweidabii Bazil

 

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *