Majukan pendidikan, ini usulan DPRD Deiyai ke eksekutif

  • Bagikan

Deiyai, [WAGADEI] – Guna memajukan pembangunan manusia sisi pendidikan di Kabupaten Deiyai, DPRD setempat melakukan Fraksi PKB meminta kepada pihak eksekutif agar kerja jarus fokus pada sasaran.

Ketua Fraksi PKB DPRD Deiyai, Naftal Magai mengatakan, selama ini Dinas Pendidikan dan Pengajaran [P dan P] setempat terkesan tidak fokus melihat sarana dan prasarana di semua satuan sekolah.

“Kami dapati sejumlah sekolah hanya tinggal bangunan saja. Tidak ada proses belajar mengajar. Ada TK, SD, SMP bahkan ada SMA juga. Seperti di distrik Bouwobado dan Kapiraya tidak pernah ada kegiatan belajar mengajar di sana,” ujar Naftali Magai, Selasa, [14/1/2020].

Jika demikian, Magai meminta Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak boleh lagi mengeluarkan anggaran untuk buka sekolah, sebab itu hanya merugikan biaya tanpa menghasilkan buahnya.

“Sekarang kami sarankan harus fokus bangun dan benahi yang ada dulu. Batalkan penambahan sekolah lain,” ucapnya.

Pihaknya juga menjumpai banyak kepala sekolah tidak jujur terhadap bawahannya terkait penggunaan dana bantuan operasional sekolah [BOS]. “Dana bos itu kami dapati laporan bahwa hanya kepala sekolah saja yang nikmati,” ujarnya.

“Karena itu, dinas pendidikan harus kontrol apakah digunakan untuk keperluan sekolah atau tidak. Itu jangan dibiarkan, dan jangan hanya tunggu laporan saja, tapi datangi sekolah dan tanya ke staf guru apakah dana itu dipergunakan untuk keperluan sekolah atau tidak. Mulai sekarang tidak boleh ampun lagi,” katanya.

Selain itu, wakil rakyat juga mengingatkan bahwa tidak boleh mengirimkan biaya akhir studi bagi mahasiswa melalui rekening bank. Namun datangi masing-masing kota studi lalu pastikan dan membayarkan dana itu.

Ketua Fraksi Deiyai Bersatu DPRD Deiyai, Hendrik Onesmus Madai juga mengingatkan kembali bahwa tahun  anggaran 2020 harus fokus selesaikan semua asrama mahasiswa yang masih belum dibangun sepenuhnya.

“Kalau pendidikan maju, akan menghasilkan orang-orang sumber daya manusia unggul. Dinas pendidikan harus lihat dengan jelih. Tahun 2020 ini kami minta fokus selesaikan asrama-asrama yang masih belum rampung. Terutama di Jayapura,” kata Madai.

Kepala Dinas P dan P Deiyai, Piter Adii mengatakan, terkait pembangunan asrama mahasiswa Deiyai di Jayapura pihaknya terkendala ijin mendirikan bangunan [IMB], namun sudah ada keringanan sehingga akan dirampungkan.

“Memang kami kendala IMB selama ini. Tapi syukur, sudah ada jalan keluarnya,” ujar dia. [*]

Pewarta: Enaakidabi Carvalho
Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *