Pertama kali Komee gelar natal, menuai pujian

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Komunitas Mee Yokaa [Komee] merayakan Natal perdana di sekertariat Bumi Wonerejo Nabire, Papua, [28/12/2019]. Dalam acara tersebut di hadiri para undangan, diantaranya Inarius Douw selaku ketua PSSI Nabire, Petrus Gobai dan Thomas Yeimo selaku senioritas, Alfred Fredy Anouw, anggota DPR Papua, dan Efraim Wambrauw, bendahara umum Persewar Waropen serta undangan lainnya.

Ketua Komee, Fredy Degei mengatakan, sejarah perjalanan komunitas itu yang fokus pada kebangkitan sepak bola bagi generasi muda di wilayah adat Meepago selama tahun 2019 merupakan pertama kali pihaknya melakukan beberapa kegiatan, salah satunya memberikan bola kali secara gratis kepada sejumlah club bola.

“Kami Komunitas Mee Yokaa ini murni lahir dari hati kami. Makanya selama kami jalan kasih bantuan bola ke klub-klub, sumber dananya dari kami sendiri yaitu dengan cara suka rela [ebamukai]. Artinya, itu bukti bahwa kami benar-benar peduli kemajuan sepak bola di wilayah Meepago dan kami akan terus maju,” ungkap Fredy Degei.

Ia berharap melalui perayaan Natal itu agar pihak terkait yang berperan di bidang olahraga terutama sepak bola agar bersatu.

“Makanya momen ini kita mengundang semua senioritas sepak bola dan rangkaian pengurus sepak bola. Mari kita bersatu dan menciptakan pemain dan klub yang professional dari wilayah Meepago,” ujarnya lanjut.

Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia [PSSI] Nabire, Inarius Douw mengapresiasi aksi yang dilakukan Komee dalam satu tahun belakangan ini.

“Saya terharu dengan kegiatan anak-anak Komunitas Mee Yokaa ini. Mereka sudah jalan dengan misi kemanusiaan melalui sepak bola.Mereka sendiri menjadi donatur dari seribu dua ribu. Sangat-sangat salut,mereka tidak menunggu uang baru kerja.Ini benar-benar murni kepedulian mereka dari hati,” ucap Inarius Douw.

Ia bahkan kaget pagi-pagi pengurus Komee bawah undangan di rumahnya. “Mereka tidak pernah datang untuk minta donasi untuk bantuan bola, tapi mereka bergerak sendiri. Itu luar biasa,” ujarnya.

Apresiasi juga diancurkan oleh Petrus Gobay, salah satu senior sepak bola di wilayah Meepago. Menurut dia, kebiasaan Komee membagi-bagi bola secara gratis merupakan hal baru di dunia sepak bola, khususnya di Nabire.

“Di generasi kami belum ada seperti ini. Saya sangat apresiasi kepada adik-adik yang selama kurang lebih satu tahun peduli kemajuan sepak bola, khususnya di wilayah Meepago. Saya minta kepada kaian tetap semangat dan maju,” kata Petrus Gobay.

Ia juga berkeinginan agar pada tahun yang baru pihaknya akan bersama-sama maju untuk membangkitkan semangat mengolah si kulit bundar agar terhindar dari penyakit sosial yang sedang merajalela.

“Kami dari kaka-kaka siap selalu dan tetap mendukung penuh,” ujarnya.

Senior lainnya,  Thomas Yeimo juga berkata demiy. Komunitas tersebut luar biasa sehingga secara pribadi bangga pada mereka semua yang selama ini bekerja untuk sepak bola.

“Saya pesan supaya jaga kekompakan ini dan kepada pengurus komunitas tetap terbuka apapun yang dilakukan dalam komunitas supaya tetap kompak dan konsisten kedepan,” kata Yeimo.

Dirinya ingatkan, komunitas harus jaga langkah apalagi tahun 2020 di Nabire akan ada Pilkada. “Pasti banyak yang datang. Untuk itu komunitas ini tetap pada tujuan utama,” bebernya. [*]

Pewarta: Nomen Douw
Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *