Petrus Badokapa jabat ketua sementara DPRD Deiyai

Deiyai, [WAGADEI] – Mantan wakil ketua I DPRD Deiyai periode 2014 – 2019 yang dilantik PAW pada pertengahan tahun 2018 lalu, Petrus Badokapa dari partai politik Hati Nurani Rakyat [Hanura] kembali dilantik sebagai ketua sementara DPRD Deiyai periode 2019 – 2024.

Pengesahan sebagai pimpinan sementara dibacakan oleh Sekertaris Dewan Perwakilan Rakyat [Sekwan] Deiyai, Yunus Edowai. Petrus Badokapa akan didampingi Yusup Mote sebagai Wakil Ketua Sementara dari Partai PPP.

Pengesahan Ketua Sementara, kata Yunus Edowai, sesuai amanat undang-undang dewan perwakilan rakyat negara republik Indonesia.

Usai dilantik, Petrus Badokapa mengatakan dirinya mengucap syukur kepada Allah atas tanggung jawab besar yang diberikan untuk melayani masyarakat dan Kabupaten Deiyai.

“Trimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Deiyai yang terdiri dari 36 marga 67 kampung dari 5 distrik yang telah mendukung dan berikan kepercayaan ini,” kata Badokapa.

Ia menjelaskan, dirinya bisa menjadi Ketua Sementara karena Partai yang mengusung dirinya telah meraih suara terbanyak dalam perhelatan pesta demokrasi pada bulan April 2019 lalu.

“Saya dan wakil ketua sementara akan persiapkan sejumlah agenda, diantaranya; bimbingan teknis (Bimtek) untuk 20 anggota DPR dibawah pengawasan dari Sekwan, pimpin sidang APBD 2020, bentuk alat kelengkapan dewan hingga persiapan pelantikan unsur pimipinan DPRD definitif,” kata dia.

Ia meminta dukungan doa dari semua warga yang ada di Kabupaten Deiyai selama lima tahun mendatang. Karena, selama dijabat DPRD periode 2019-2024 ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja dengan baik, perjuangkan aspirasi rakyat dan berusaha lahirkan sejumlah peraturan daerah [Perda] guna melindungi dan menyelamatkan manusia dan alam Kabupaten  Deiyai.

Bupati Deiyai, Ateng Edowai mengatakan, legislatif segera mengambil langka cepat untuk lakukan sidang APBD 2020 sebelum masuk tahun baru.

“Karena, jika kita terlambat bahas RAPBD, kita akan sanksi  atau finalti. Sehingga, kami mendesak kepada pihak legislatif, segera dalam satu dua hari kedepan, pimpinan sementara yang telah dilantik mengambil langkah cepat guna hindari sanksi,” kata Ateng Edowai. [*]

Pewarta: Philemon Keiya
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares