DPRD Intan Jaya periode 2019-2024 resmi dilantik

  • Bagikan
Anggota MRP: Saya kecewa, tidak ada keterwakilan perempuan

Nabire, [WAGADEI] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Kabupaten Intan Jaya resmi dilantik oleh Kepala Pengadilan Negeri [Kajari] Nabire di aula Maranatha Malompo, Nabire, Rabu, [18/12/2019] siang.

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni mengatakan, 25 anggota wakil rakyat yang baru saja dilantik agar menempatkan amanah rakyat pada tempat yang  tinggi dan istimewa.

“Janji-janji politik yang pernah diucapkan pada masyarakat Intan Jaya agar jangan lupakan itu. Tetapi, wujudkan itu semua saat Anda masih duduk sebagai anggota DPR,” kata Bupati Natalis.

Sebagai pimpinan daerah, Tabuni mengaku siap bekerja sama dan membangun komunikasi serta tetap bersinergi dengan lembaga DPRD demi memajukan dan bangun Intan Jaya.

“Saya juga meminta agar kelengkapan alat dewan untuk segera dirampungkan paling lambat bulan maret tahun 2020. Sehingga, fungsi DPR segera dijalankan,” katanya.

Ia mengapresiasi kepada semua stakeholder yang secara bersama melaksanakan pemilihan secara baik. “Pada umumnya, pelaksansaan pemiluhan di Intan Jaya sudah berjalan dalam aman dan kondusif. Semua pihak sudah menerima hasilnya dengan baik,” ucapnya.

Dirinya berharap DPR yang baru mampu menggunakan seluruh fungsi dan haknya secara efektif dan efisien untuk mendukung penyelenggaran pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan di Intan Jaya guna mewujudkan Intan Jaya yang Sehat, Pintar dan Sejahtera.

Anggota DPR terpilih, Marten Tipagau meminta agar kedepan pemerintah harus bekerja sama dengan DPR dalam melaksanakan tugas sebagai lembaga negara di Intan Jaya.

“Saya sebagai anggota DPR yang lama, saya mau meminta kepada pemerintah Intan Jaya agar harus bekerja sama. Jangan seperti kemarin-kemarin. Pemerintah jalan sendiri, DPR juga jalan sendiri. Tidak boleh terjadi seperti itu,” katanya tegas.

Tipagau  meminta agar pemerintah Intan Jaya harus duduk ditempat dan layani masyarakat di Sugapa. “Jujur saja, saya kecewa dengan pelantikan di Nabire. Harusnya, pelantikan seperti ini harus dilaksanakn di Intan Jaya. Kedepan, apapun tentang Intan Jaya, harus dilaksanakan Sugapa sebagai ibu kota Intan Jaya,” ungkapnya.

Usai pelantikan, anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Sisca Abugau yang berasal dari Intan Jata mengaku kecewa dengan pelantikan. Pasalnya, dari 25 anggota DPRD yang baru saja dilantik, tidak ada satupun perwakilan perempuan yang terpilih

“Jujur, saya sebagai seorang perempuan dari Intan Jaya, kecewa dengan pelantikan ini. Tidak ada satupun perwakilan perempuan,” katanya kecewa

Ke depan, Abugau berharap agar perempuan harus diberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para perempuan. “Sebenarnya, kami (perempuan Intan Jaya) juga bisa dalam lakukan apa saja. Tolong berikan kesempatan kepada kami. Kami ingin buat sesuatu yang baik bagi negeri Intan Jaya,” ujarnya. [*]

Pewarta: Philemon Keiya
Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *