Bupati Paniai bilang PMI harus mampu bekerja ikhlas

Bupati Meki Nawipa menyamatkan logo PMI kepada Ketua PMI Paniai, Oktovianus Gobai, Kamis, [12/12/2019] – wagadei.com/Abeth A. You

Paniai, [WAGADEI] –  Bupati Paniai, Meki Nawipa mengatakan kepada Palang Merah Indonesia [PMI] yang baru hadir di daerah yang ia pimpin merupakan organisasi sosial kemanusian. Karenanya, organisasi ini memerlukan insan-insan yang mau dan mampu bekerja secara ikhlas.

Hal itu dikatakan Meki Nawipa usai pelantikan PMI Kabupaten Paniai, Kamis, [12/12/2019]. Menurut dia, menjadi pengurus maupun relawan di PMI lebih dari panggilan jiwa, bukan mengejar uang.

“Saya minta PMI di kabupaten Paniai harus mampua kerja dengan ikhlas. Karena mereka [PMI] mengemban tugas yang mulia, yakni menolong sesama dengan tanpa pamrih,” ujar Nawipa.

Dalam menjalankan kerja sosial ini, kata Bupati, PMI kerap dihadapkan pada sejumlah persoalan klasik. Salah satunya adalah belum terpenuhinya kebutuhan darah karena minimnya jumlah pendonor darah sukarela.

Untuk bisa menjawab persoalan ini, ia mengaku diperlukan upaya keras dari seluruh pengurus, anggota serta relawan PMI dalam meyakinkan masyarakat luas tentang arti pentingnya semangat kesetiakawanan sosial.

“Setetes darah yang kita berikan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Itu ingat baik-baik,” ujarnya.

Ketua PMI Kabupaten Paniai, Oktovianus Gobai mengaku pihaknya optimis mampu memajukan PMI di bumi Wagadei [Paniai]. Keyakinan ini bukan tanpa alasan karena PMI setempat beranggotakan orang-orang yang mau dan mampu melaksanakan tiga tugas utama PMI.

“Yakni melaksanakan donor darah, melakukan penanggulangan bencana alam, dan aktif melaksanakan penanganan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Pengurus dan anggota yang masuk, kata dia, mewakili semua unsur diantaranya dokter, bidan, perawat, kesehatan masyarakat, hamba Tuhan dan aktivis manusia. “Palang Merah hadir dengan mengemban tujuan yang mulia yakni menumbuhkan rasa saling pengertian, persahabatan, kerja sama, dan perdamaian abadi bagi sesama manusia,” katanya.

Wakil Bupati Paniai ini menambahkan, untuk bisa menumbuhkembangkan semangat kesetiakawanan sosial, pihaknya tidak melupakan tujuh prinsip Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan. [*]

Pewarta: Abeth A. You
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares