Bupati Paniai minta masyarakat jangan beli gorengan

Paniai, [WAGADEI] – Bupati Paniai, Meki Nawipa meminta kepada masyarakatnya agar tak boleh membeli semua jenis kue atau gorengan yang dijual kaum migran di kota Enarotali dan Madi.

“Saya minta masyarakat Paniai tidak boleh beli gorengan yang yang dijual pendatang. Tidak boleh, masyarakat jangan beli-beli itu lagi,” ujar Bupati Meki Nawipa saat memberikan sambutan pada kegiatan Bursa Inovasi Desa baru-baru ini di aula kantor Bupati Paniai.

Menurut dia, gorengan tersebut biasa dipanaskan ulang-ulang padahal digoreng beberapa hari belakangan. “Ini bahkan justru mematikan budaya kerja kita yang dulu. Maunya yang instan saja, harap gampang,” ucapnya.

Gorengan yang dimasak, kata Nawipa menggunakan minyak goreng yang trlah kotor. Dimasak beraneka kue entah pisang, petatas, donat dan jenis lainnya.

“Kamu [masyarakat] harus tahu kerja, harus tahu masak sendiri. Kita jangan terlalu keenakan dengan masakan orang lain. Yang enak itu orang lain punya, kita punya yang nota bakar itu jangan hilangkan,” ungkapnya.

Fanus Yogi, salah satu aparat desa Enarotali mengaku, hampir semua gorengan di kota Enarotali selalu diserbu masyarakat.

“Benar, setiap hari semua gorengan itu selalu dibeli habis oleh masyarakat,” katanya.

Ia dukung pernyataan Bupati bahwa kembali berkebun untuk menghidupi keluarga.

“Gorengan tidak penting, mari kita kembali ke tradisi lama. Kita hidup dari hasil kerja di masing-masing kebun,” ucapnya. [*]

Pewarta: Abeth A. You
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares