Barisan DPRD terpilih Dogiyai gelar aksi demo, kenapa?

Dogiyai, [WAGADEI] – Barisan DPRD terpilih Kabupaten Dogiyai periode 2019 – 2024 menggelar aksi demo di Kantor Bupati Dogiyai pada Rabu, [27/11/2019]. Pihaknya demo lantaran belum adanya kepastian proses surat keputusan [SK] untuk pelantikan dari Pemerintah Daerah [Pemda] setempat pasca pleno penetaan oleh KPU Dogiyai.

Agustinus Tebai koordinator Barisan DPRD terpilih Dogiyai mengatakan, tanggal berakhirnya masa jabatan DPRD lama adalah 26 November 2019 sesuai Keputusan Gubernur Papua Nomor 155.2/427/2014 tentang peresmian keanggotaan DPRD Kabupaten Dogiyai.

“Kami datangi kantor Bupati untuk menanyakan proses SK, sudah di mana dan sejauh mana pemerintah lakukan itu. Sebab masa jabatan DPRD lama [periode 2014- 2019] sudah berakhir pada tanggal 26 November 2019 kemarin,” ujar Agustinus Tebai kepada wagadei.com, Kamis, [27/11/2019].

Menurut Tebai, baru saja Pemda setempat mengusulkan SK DPRD yang semestinya telah lama berupaya agar selesai masa jabatan DPRD yang lama bisa lakukan pelantikan DPRD baru.

“Sebab itu tugas dan tanggungjawab yang sudah melekat sesuai dengan aturan pemerintahan. Kalau caranya begini, kami bingung. Sebenarnya Pemerintah Dogiyai gunakan Undang-Undang apa?,” ujarnya bertanya.

Sebab, kata dia, di dalam Peraturan Pemerintah Daerah Nomor 12 Tahun 2019 tentang tata cara pedoman penyusunan tata tertib DPRP, DPRD bahwa masa jabatan dimulai sejak tanggal peresmian anggota DPRD.

“Sebenarnya tanggal 26 November harus dilantik. Tidak bisa kekosongan waktu. Ini  tahapan dan jadwan nasional tapi kok bisa ada yang halangi,” katanya.

Yones Waine, rekannya mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar aksi yang lebih besar lagi pada tanggal 3 Desember 2019 apabila dalam sepekan kedepan tidak diurus SK tersebut.

“Pada hari senin lalu ada salah satu pejabat yang menghalangi dan akan memberikan jawaban hari ini tapi tidak hadir. Sebernarnya sesuai janji harus dipertanggungjwabkan. Untuk hari Selasa tetap akan tutup kantor,” katanya tegas. [*]

Pewarta: Abeth A. You
Editor:

816 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares