Persipura Jayapura gagal regenerasi

Oleh: Alfred Victor Bobii

SEJUMLAH masyarakat mengatakan tim Mutiara Hitam – Persipura Jayapura gagal regenerasi pemainnya. Kata-kata ini menjadi buah bibir oleh sejumlah masyarakat di fanspage sosial media [sosmed]. Entah di facebook, grup Persipura, dinding individualis maupun instagramnya Persipura Jayapura.

Persipura Jayapura gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir. Dan sekarang berada di urutan ketiga klasemen sementara. Tim yang diarsiteki oleh Jackson F. Tiago dalam tiga pertandingan terakhir tidak bisa menang.

Sebenarnya Persipura Jayapura dibawah asuhan Jackson F. Tiago tidak terlalu buruk. Toh, buktinya menunjukan dalam 21 pertandingan terakhir, Persipura Jayapura menang 11 laga, kalah 5 dan sisanya seri.

Beberapa pengamat bola [bola lain dan utamanya sepak bola] pernah memprediksi kalau gagalnya “regenerasi” dari senior ke junior di tim utama Persipura.

Akan ini, ada beberapa alasan yang menjadi tolak ukur bagi mereka seperti :

Pertama; Jauhnya usia antara pemain senior dengan pemain junior. Misalnya, Boaz cs dan ada beberapa pemain senior lainnya sudah memiliki rata-rata usia anak kepala tiga. Sedangkan para pemain mudanya seperti Tood Rivaldo Ferre, Gunansar Mandowen dan pemain junior lainnya baru menginjak 20 tahun. Hal ini membuat jarak dan tidak kesinambungan antara pemain junior dan senior begitu jauh.

Kedua; Minimnya jam terbang pemain junior Persipura. Persoalan inipun hampir sama. Hanya saja  sedikit berbeda. Jadi, seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap tahun, Persipura akan mempromosikan pemainnya dari tim junior ke tim utama. Kita bisa lihat dan menilai sendiri bagaimana cara dan permainan Persipura muda di tim utama. Mungkin ada beberapa pemain yang benar-benar siap seperti Tood Rivaldo Ferre, dan Gunansar Mandowen.

Ketiga; Belum terbentuknya mental pemain muda di tim utama. Hal ini bukan baru, para pemain dari Papua memang memiliki mental dan tempramen yang labil, kadang-kadang bagus dan sebaliknya. Dan ini ulanya dari sekat-sekat kecil, macam jarang dimainkan atau kurang didorong antara satu dengan yang lain dalam permainan. Baik senior, junior serta pelatih.

Inilah beberapa hal yang bisa dibilang menjadi alasan gagalnya regenerasi Persipura Jayapura. Jadi, Persipura Jayapura kini bisa dibilang tim yang sedang tidak baik baik saja untuk musim ini. Karena perpaduan antara tim senior maupun junior belum terlihat di tim.

Persipura Jayapura akan melakoni pertandingan liga 1 pekan ke 29 melawan Persija Jakarta di kandangnya Persija pada tanggal 28 November 2019 inipun boleh saja kalah. Sebab belum usaikan persoalan yang harus selesaikan dahulu dalam pemainan dan pemain.

Mari kali kita saksikan. Siapa yang menang dan siapa yang kalah.

*). Penulis adalah penggemar tim Mutiara Hitam – Persipura Jayapura

350 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares