Komee bantu bola kaki,  Coach Pithein Mamoribo ucapkan terima kasih

  • Bagikan

Nabire,[WAGADEI] – Pithein Mamoribo, pelatih sepak bola tim Tunas Siriwo FC yang bermarkas di kampung Unipo, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire Papua memberikan apresiasi kepada Komunitas Meeyoka [Komee] yang sudah lama mempedulikan perkembangan sepak bola di Wilayah Meepago, terlebih di Nabire.

Hal itu ucapkan Pithein Mamoribo saat bertemu di lapangan bola SD.Negeri Siriwo bersama Komee dalam acara penyerahan bantuan bola kepada tim yang ditukangi Tunas Siriwo Fc, mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan dan meminta banyak terima kasih kepada komunitas yang peduli dengan sumber daya manusia [SDM] ini bidang sepak bola.

“Tidak ada kata yang lebih dari kata terimakasih kepada Komunitas Mee Yokaa yang mana sudah membantu bola ini. Saya punya anak-anak mereka ini sudah merindukan bola baru, dan akhirnya hari ini sudah ada. Luar biasa,” ujar Mamoribo kepada, wagadei.com, Kamis, [7/11/2019].

“Menurut Mamoribo, anak-anak Siriwo ini senang main bola pada setiap sore, melihat itu dirinya sudah  kasih latih pada sejumlah lapangan.

“Anak-anak di sini senang main bola. Setiap sore mereka rajin sekali bermain.Tapi kami belum punya lapangan yang tetap. Kami masih pakai halaman SD Negeri Siriwo untuk latihan, dan juga mereka kebanyakan sekolah di sini,” katanya.

Ketua Komee, Fredy Degei mengatakan, bantuan bola ini setelah pihaknya turun ke kampung Urumusu pada distrik yang sama tertanggal 28 Mei 2019 dengan membawa bantun bola dan atribut sepak bola lainnya.

“Kini kami turun ke KM 100 tepat di Kampung Unipo dengan tujuan yang sama pula, yaitu memberikan bantuan bola dengan niat membangun manusia Papua melalui wajah sepak bola,”ujar Degei.

Bantuan itu, kata di, murni dari hati sebab mereka yang tergabung dalam komunitas itu hampir pemain bola sehingga bakat itu secara tidak langsung berikan kepada generasi yang berikutnya.

“Kami ingin sepak bola ini dikenal di kampung-kampung kepada generasi usia dini. Ketika generasi dini ini jatuh cinta dengan sepak bola, maka otomatis mereka akan lupa dengan pengaruh yang datang dari,” ucapnya.

Kesempatan itu, Fredi juga pesan kepada genarasi masa depan itu agar terus berlatih main bola supaya ketika menjadi besar bisa bermain di liga besar.

“Dan kalian punya orangtua dengan bangga bisa menonton saat kalian bermain yang disiarkan TV,” katanya. [*]

Pewarta: Nomen Douw
Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *