Satgas kijang tiba di Kegata, Kapus Apouwo apresiasi

  • Bagikan

Dogiyai, [WAGADEI] – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat [Kapus] Apouwo, Distrik Piyaiye, Dogiyai,Yuliana Magai mengapreasi keberadaan dan kinerja para petugas kesehatan satuan tugas Kaki Telanjang (satgas kijang) yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Yuliana Magai mengatakan, tim kijang bersama tim Dinas Kesehatan datangi daerah terpencil itu persis di kampung Kegata dan Apogokamida untuk memberikan Pin Polio kepada anak usia umur 15 tahun ke bawah.

“Mereka datang ke kampung Kegata dan Apogomakida Distrik Piyaiye untuk lakukan kegiatan yang sangat luar biasa, dan mendorong serta memotivasi  masyarakat kampung di daerah terpencil ini,” katanya ketika dihubungi wagadei.com, Senin, [4/11/2019].

Ia sendiri telah mengabdi sebagai staf di Puskesmas Apouwo Dipiyaiye lebih dari 30 tahun belum pernah ada petugas yang datang melihat dari dekat.

“Saya sangat bangga dan apresiasi kepada tim kesehatan Provinsi maupun Kabupaten Dogiyai, ini bermanfaat besar bagi masyarakat setempat. Sehingga ke depannya bisa memprogramkan kegiatan seperti ini agar memotivasi masyarakat lebih lagi,” katanya.

Menurut dia, satgas ini bertugas di Puskesmas Modio, Distrik Mapia Tengah sejak 28 Mei 2019 lalu merupakan program pemerintah provinsi Papua untuk menjangkau masyarakat yang berada di tempat terisolir atau daerah terpencil di lingkungan pemerintahan kabupaten Dogiyai.

Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa mengatakan tahun 2019 pihaknya mendapatkan 12 orang yang ditugaskan di Distrik Kamuu Selatan dan Mapia Tengah. Baginya dua  dsitrik tersebut merupakan daerah yang sulit dijangkau.

Untuk itu pihaknya berharap tim satgas kijang untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini yang sulit jangkau layanan kesehatan.

“Sehingga tenaga kesehatan yang ada dibantu dengan tim satgas ini akan menolong masyarakat kita di sana, supaya kesehatannya lebih baik dari sebelumnya,” ujar Bupati. [*]

Pewarta: Jhon Magai
Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *