PMI pusat fokus empat provinsi di Indonesia Timur

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat memusatkan perhatian pada empat Provinsi di Indonesia Timur yakni Papua, Papua Barat,Maluku dan Maluku Utara.

Buktinya PMI telah menggelar lokakarya kepemimpina dan perencanaan kesiapsiagaan respons bencana selama dua hari, 4-5 November 2019 di salah satu hotel Kota Jayapura.

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas PMI Pusat Arifin M. Hadi kepada wagadei.com mengatakan, kegiatan tersebut digelar guna menyusun strategi penguatan kapasitas penagnggulangan bencana alam untuk lima tahun mendatang.

“Karena di wilayah timur Indonesia, khususnya di empat provinsi ini sebagai daerah yang yang rawan bencana alam. Seperti gempa bumi di Ambon kembali melanda Halmahera Selatan, kita juga melihat operasi banjir di Sentani yang terjadi tujuh bulan lalu,” ujar Arifin M. Hadi Senin, [4/11/2019].

Penguatan kata dia, pihaknya akan fokuskan bagi tenaga pemula bagaimana pihaknya bisa mendorong agar kapasitas PMI Kabupaten dan Kota di empat provinsi itu bisa berkualitas. “Selain itu juga misalkan di Jayawijaya untuk penanganan konflik apalagi kemarin terjadi konflik itu perlu penanganan serius terhadap masyarakat lokal,” katanya.

“Sehingga kita dorong mereka dengan peralatanny, logistik, dan tim kesehatan seperti dokter dan perawat. Itu harus lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Selain itu, kata dia pihaknya memiliki program untuk membangun gudang PMI Provins Papua di Keerom, Papua Barat di Manokwari, sedangkan Maluku ada di Tual dan Maluku Utara ada di Sofifi.

“Dalam rangka meninkatkan kecepatan dan ketepatan di dalam pendistribusian bahan bantuan sehingga tidak harus tergantung dari Makassar atau wilayah-wilayah lainnya juga barang-barang bantuan itu harus selalu standby di lokasi-lokasi kerja,” ucapnya.

Ketua harian PMI Papua,Zakius Degei mengatakan, peserta yang hadir kurang lebih 30 orang dari empat Provinsi itu. Kata dia, penanganan suatu bencana membutuhkan kerjasama dan koordinasi lintas sektoral.

“Semua pihak bisa berperan dan terlibat aktif baik masyarakat, media maupun pemerintah. Kemitraan yang terjalin ini tentu akan memudahkan PMI dalam mengatasi berbagai bencana selama ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan selamat datang pengurus PMI psuat dan para peserta dari empat Provinsi tersebut. “Semoga apa yang kita bicarakan menajdi bermanfaat bagi sesama kita,” ucapnya. [*]

Pewarta: Abeth A. You

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *