Kembangkan kreativitas siswa, SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire gelar hut ke Ke 17

Nabire, [WAGADEI] – Sekolah Menengah Atas [SMA] Negeri 1 Plus KPG Nabire telah menggelar hari ulang tahun [HUT] ke 17 di halaman sekolah tersebut, Senin, [28/10/2019].

HUT tersebut pihaknya mengusung tema ‘Saya Bangga Budaya Indonesia itu diwarnai dengan aneka tarian dari berbagai adat seperti suku Moni, Lanni, Mee, Ambon, Jawa, Timor, Flores, Toraja, Batak,  Medan, serta yosim pancar dari pesisir pantai Papua.

Selanjutnya, kue ulang tahun dipotong langsung oleh Kepala sekolah tersebut didampingi  Sekertaris Dinas P dan P Nabire, Viktor Tebai serta dewan guru.

Ketua panitia, Edowardus Yeuyanang mengatakan,kegiatan itu digelar dalam rangka meningkatkan kreativitas siswa. Sebab menyongsong kegiatan itu pihaknya telah adakan pertandingan dan perlombaan secara Intern dan ekstern sepertinya, yosim pancar  dan vocal group dilibatkan seluruh SMA dan SMK se Kabupaten Nabire.

Sementara ada juga kegiatan intern sepertinya, perlombaan lomba cerdas cermat, pertandingan bola volli putra dan putri, tarik tambang, puisi, dan pidato.

‘Kali ini adalah menciptakan rasa kebersamaan antara siswa dan siswi di sini, meningkatkan kreatifitas dan potensi yang dimiliki dalam artian memberikan sarana untuk melatih potensi dalam diri siswa dan siswi,“ ujarnya kepada wagadei.com usai kegiatan.

Kepala SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire,Fransiskus Donbosko Johanes mengatakan, sebagai kegiatan rutin di setiap tahun lanjutnya, kali ini ulang tahun bertepatan dengan hari sumpah pemuda ke 91.

Sehingga kata dia, kolabarasi antara sesama tarian adat justru memberikan motivasi kepada anak didiknya yang berjumlah 500 siswa SMA Negeri 1 dan 400 mahasiswa KPG tersebut.

“Momentum ini, anak didik menampilkan seni budaya tarian masing-masing daerah berbagai suku seluruh nusantara,” katanya.

Sekertaris Dinas P dan P Nabire, Viktor Tebai menegaskan pihaknya merasa bangga walaupun semua sekolah tidak seperti yang dilakukan sekolah tersebut.

“Pentas budaya ini bisa mengenal dan mengembangkan budaya   agar ke depannya bisa kembangkan sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan Dinas P dan P setempat tetap mendukung semua perencanaan sekolah tersebut guna mewujudkan siswa dan siswi yang handal demi masa depan .

Usai kegiatan, panitia mengumumkan penanang perlombaan dan pertandingan lalu memberikan hadiah langsung dengan tropi, dan uang pembinaan kepada peserta yang menang. [*]

Pewarta: Jhon Magai
Editor: Aweidabii Bazil

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares