Presiden Jokowi diminta hadiri upacara Sumpah Pemuda 2019 di Keerom

Jayapura, [WAGADEI] – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo [Jokowi] akan tiba di Jayapura, Senin, [28/10/2019] dalam rangka meresmikan jembatan yang menghubungkan Hamadi dan Holtekam di Kota Jayapura.

Bertepatan dengan itu juga, para pemuda Papua akan membentang bendera Merah Putih berukuran 2.500 meter di Kabupaten Keerom pada hari ulang tahun [HUT] Sumpah Pemuda Indonesia ke 91.

Ketua panitia HUT Sumpah Pemuda Provinsi Papua, Leo Himan mengatakan, kegiatan itu akan dilakukan apel akbar dan parade budaya sehingga pihaknya mengharapkan Presiden Jokowi meluangkan waktu untuk hadir di sana.

“Beosk Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Jayapura, besok juga kami seluruh pemuda Papua akan berkumpul di Keerom, besar harapan agar pak Presiden luangkan waktu cukup lima menit saja dalam rangka hari Sumpah Pemuda Indonesia yang ke 91 tahun,” kata Leo Himan kepada wagadei.com dibalik selularnya malam ini.

Menurut Leo, wajah NKRI ada di Keerom pada kegiatan itu, maka Presiden wajib hadir untuk menyaksikan pembentangan bendera Merah Putih berukuran 2.500 meter. “Dan itu bendera terpanjang di dunia,” kataya.

“Jangan hanya datang meresmikan jembatan saja dan itu hanya acara seremonial saja. Bagi kami itu tidak bernilai,”imbuhnya.

“Tapi yang lebih penting dan bermakna adalah Presiden hadir dan ikuti pembentangan sang saka Merah Putih terpanjang di dunia. Karena itu kami meminta pak Jokowi bisa hadir di sana,” ucapnya.

Bagi dia, Keerom merupakan kabupaten perbatasan langsung dengan negara PNG. Sehingga  berbagai gejolak yang akhir-akhir ini terjadi di tanah Papua diselesaikan dengan kegiatan tersebut.

“Sebab yang terlibat adalah pemuda-pemudi Papua, dan mereka akan hadir di Keerom. Ini makna yang positif. Agar kehadiran pak Presiden merupakan satu energi positif untuk kita bangun Papua,” tukasnya.

Sejak 1959, ia menambahkan tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda. [*]

Pewarta: Enaakidabii Carvalho
Editor: Aweidabii Bazil

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares