Hargai jasa dan dedikasi, tiga RSUD di Papua akan diubah nama

Jayapura, [WAGADEI] – Untuk menghargai tiga orang dokter yang telah mengabdi di Provinsi Papua, maka tiga nama rumah sakit akan segera mengubah nama. Ketiga rumah sakit itu RSUD Jayapura, RSUD Abepura dan rumah sakit Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai bahwa RSUD MT UI,  RSUD Abepura menjadi Rumah Sakit Dokter Yusak Yusai dan RSU Karubaga menjadi Rumah Sakit Dokter Soeko Marsetiyo.

Menurut Giyai, pihaknya tengah mengusulkan tiga nama rumah sakit di Papua untuk diubah namanya. RSUD Jayapura dirubah menjadi Pengusulan perubahan nama tiga nama tersebut akan diusulkan ke Gubernur Papua untuk ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Ini sudah dalam syarat akresditasi sebuah rumah sakit harus diberi nama maka dalam penyusunan masterpland ini saya baru rumuskan visi, misi, motto, organisasi baru dan semboyan baru,” katanya kepada wartawan, Kamis [3/10/2019].

Pemberian nama, jelas Aloysius, RSUD Jayapura menjadi RSUD MT UI karena UI merupakan seorang dokter Yakop Defrit asal Belanda ahli bedah tulang yang pertama mendirikan rumah sakit Jayapura. “Untuk itu nama tersebut akan diusulkan menggantikan nama RSUD Jayapura,” ucapnya.

“Untuk rumah sakit Abepura, kami akan usulkan menjadi rumah sakit Dokter Yusak Yusai karena dokter Yusak merupakan ahli anak dan merupakan dokter pertama Papua yang meraih gelar spesialis anak,” ujar mantan Direktur RSUD Abepura ini.

Sementara, rumah sakit di Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara akan diberi nama Rumah Sakit Dokter Soeko Marsetiyo, karena Soeko adalah dokter yang mengabdi di Tolikara hingga menjadi korban demo yang berujung kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Senin (23/9).

“Pemberian nama ini sebagai penghargaan atas jasa seorang dokter dari Yogyaakarta yang merupakan keturunan kraton Yogyayakarta memberanikan diri bertugas di Tolikara, namun dalam kerusahan di Jayawijaya menjadi korban,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan nama tiga rumah sakit tersebut satu paket dengan pemberian nama, visi misi, motto, nilai dan masterplan yang baru.

“Master pland tidak hanya dilihat semata-mata visi, tetapi sudah dihitung dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), profesi, alat kedokteran yang kurang dan yang canggih,” ujar Aloysius yang juga menjabat Plt. Direktur RSUD Jayapura ini. [GMR]

Editor: Abeth A. You
Sumber: http://PapuaBangkit.com

343 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares