Pimpinan OPD di Kabupaten Deiyai jangan tinggalkan tugas

Jayapura, [WAGADEI] – Sebagai wujud perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Deiyai, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Deiyai diminta tidak boleh meninggalkan tempat tugas. Namun kembali berkantor dan menunaikan tugasnya masing-masing seperti biasa.

“Situasi seperti ini kehadiran pimpinan OPD di daerah sangat diperlukan oleh masyarakat guna mencari solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi pasca penembakan 28 Agustus 2019 di Waghete. Harus ingat itu, kita hadir sebagai bapak dari masyarakat yang ada di Deiyai,” ujar Bupati Ateng Edowai.

Hal itu Bupati Ateng menyampaikan saat apel gabungan antara eksektif,legislatif, TNI dan Polri yang dilangsungkan di halaman kantor Bupati Deiyai, Senin, [30/9/2019].

Apabila kepala OPD tidak ada di tempat, Bupati Ateng Edowai berkeyakinan justru menakut-nakuti kepada masyarakatnya yang tersebat di lima distrik. “Kalau kita tidak ada di Deiyai justru menambah trauma, khusunya pasca kejadian 28 Agustus 2019 lalu,” kata dia.

“Saya harapkan kepada seluruh kepala OPD harus kembali beraktivitas di masing-masing kantor. Pimpinan OPD dan jajaran juga turun langsung ke tengah-tengah masyarakat, itu memberikan penguatan kepada kita punya masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Pabung 1705 persiapan Kodim Deiyai, Mayor Inf. Y. Bunai ia telah memastikan bahwa di daerag Tigi [Deiyai] sudah ada oknumtertentu yang sedang memprovokasi masyarakat dengan isu-isu bohong.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokatori oleh berita hoax yang sering beredar di sosial media (sosmed) Medsos, sebab itu hanya untuk mengacaukan situasi.

Menurut Bunai, di negeri Tigi (Deiyai) tidak ada perbedaan ras dan budaya antara masyarakat pribumi dan pendatang sehingga diminta tidak boleh membeda-bedakan antar golongan.

“Kita hidup damai dalam satu bingkai NKRI serta Pancasila sebagai dasar Negara,” ujar Bunai. [Abeth A. You]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares