Komunitas Labewa serahkan sembako

Jayapura, [WAGADEI]  – Pemuda dan pemudi  peduli kemanusiaan Papua yang tergabung dalam Komunitas Lahir dan Besar Wamena [Labewa] melakukan penggalangan dana.

Hal itu dilakukan lantaran tanah kelahiran mereka terjadi peristiwa kerusuhan yang berujung pada korban jiwa [meninggal dunia]bahkan mengungsi.

Komunitas ini bekerjasama dengan purna praja [lulusan STPN/IPDN] dari berbagai suku bangsa Indonesia di Papua selama sepekan kemarin di Jayapura, selanjutnya dikirim ke Wamena.

“Bantuan yang kami [anak-anak Labewa] kumpulkam dari hasil sumbangan sukarela itu kebutuhan masyarakat untuk kami bantu.Wamena adalah rumah dan kampung kami sehingga ketika ada gejolak wajib Labewa memberikan bantuan,” Koordinator Komunitas  Labewa bersama alumni IPDN, Mardonio Baptista Bayak kepada wagadei.com, Minggu,[30/9/2019].

Bantuan itu, dirinya tidak sebutkan jumlah dana yang hendak diberikan namun kebutuhan mendesak adalah Sembilan bahan pokok [sembako].

“Tapi yang kami prioritaskan adalah beras, ayam, mie, garam minyak, alat tidur, sikat gigi, sabun dan makanan cepat saji. Ini duluan telah kami serahkan ke dapur umum di Wamena,” kata Bayak

Sumbangan itu, kata dia, didatangkan dari Jayapura dan luar Jayapura selanjutnya pihaknya mengirim melalui pesawat Cargo Jayawijaya Air ke Wamena pada Minggu, [29/9].

“Itu gratis, pesawat cargo membawa sembako pengungsi gratis,” katanya. [Enaakidabi Carvalho]

Editor: Aweidabii Bazil

720 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares