Sudah berdaulat dan berjuang menjadi bangsa besar

Oleh : Damoye N

BANGKIT dan melawan adalah cara terbaik rakyat untuk berjuang memperoleh kemerdekaannya atau kebebasan negerinya dari segala penindasan. Rakyat beserta tanah air pengecap sebagai pejuang pembebasan bangsa Papua Barat yang masih berada di tangan kolonial Indonesia. Rakyatlah penghuni yang berhak berjuang menyuarakan demi menentukan nasib sendiri.

Keinginan rakyat asli Papua mengimpikan bukan pembangunan infrastruktur; jembatana, jalan, uang, pemekaran dan jabatan. Sebab tawaran tersebut bukan lagi menajdi kehormatan bagi terjajah dan bukanlah penghargaan dalam colonial, tapi hanya keperpihakan. Itulah cara bangsa penjajah menjaring loyalitas bangsa terjajah pada penjajah demi penguatan sistem penjajahan.

Rakyat adalah pejuang, berjuang hanya untuk membebaskan pulau terkaya akan sumber daya alam [SDA] di ufuk Timur ini. Mempergantungkan nasib perjuangannya di publik. Itu sama hal dengan memutar lagu hiburan di jalan tol. Nah, ini kehancuran dan pemusnahan abadi. Sebab hukum-hukum terbungkam dan melahirkan penindasan mengencam kehidupan dan mengcakram bangsa terjajah.

Tidak ada cara lain untuk sadar. Kesadaran itu akan dibentuk hanya dengan pengetahuan dan pengalaman perjuangan [tahu dan dialami]. Bangkit dan melawan adalah cara terbaik untuk bangsa terjajah, mulai dari akar rumput rakyat asli Papua hingga di tingkat internasional.

Papua terlepas dari penindasan adalah ada di tangan rakyat asli Papua, karena rakyatnya sadar untuk bangkit melawan, mulai dalam negeri. Takdir dan nasib bangsa ada di tangan bangsa Papua sendiri.

Rakyatlah penghuni yang berdaulat, berjuang menjadi bangsa besar dan perlu mencatat sejarah yang terjadi setiap detik demi detik. Marilah rakyat Papua bersama mengusir kolonial Indonesia dari bumi permai “West Papua ”

Sehingga semua insan di tanah Papua tidak ada kata ‘banggakan dengan kekayaan alam Papua’ sebelum lepas dari tangan kolonial Indonesia.

Mewujudkan Papua yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian menjadi acuan setiap langkah semua pihak dalam menjalankan roda pemerintahan. Perlahan tapi pasti, jalan perubahan tersebut akan segera terwujud dengan kerja keras dan sikap optimis bahwa Papua mampu menjadi bangsa besar.

Tahun 2019 merupakan momentum dalam melakukan percepatan akhiri pendinsan dan meningkatkan pergerakan di setiap sisi. Sebab itu, setiap organ harus bekerja keras dan optimis dalam menyongsong perubahan yang sedang dijalani.

*) Tinggal di Nabire, Papua

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares