Siswa dan mahasiswa Papua di Karanganyar siap pulang

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Puluhan siswa dan mahasiswa asli Papua di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah nyatakan sikap untuk segera pulang ke masing-masing kampung halaman di Papua.

Pihaknya mengambil keputusa itu lantaran tidak nyaman dengan kondisi di daerah itu atas imbas dari menjalarnya aksi rasisme di seluruh tanah Papua dengan seruan ‘kami bukan Monyet dan tuntut referendum bagi Papua’.

“Pasca ujaran rasis di Surabaya lalu pecah aksi di mana-mana itu di ini pihak tentara dan kepolisian di sini [Karanganyar]  terus melakukan pendekatan, lalu saat pertemuan itu mereka katakan NKRI harga mati dan foto bersama-sama,” ujar Dismas Mandowen, salah satu mahasiswa STT Tawanmangu melalui sambungan selular kepada wagadei.com, Jumat, [6/9/2019].

Dikatakan Mandowen, sejumlah siswa dan mahasiswa hendak lebih dahulu berangkat ke Papua namun karena hampir sebagian pelajar itu orangtuanya latar belakang berkemampuan rendah sehingga telah berkomitmen akan berangkat sama-sama.

“Sebenarnya sudah ada yang mau pulang lebih dulu tapi sebagian besar siswa dan mahasiswa di sini dari keluarga tidak mampu jadi terpaksa kamia masih bertahan dan akan pulang sama-sama,” ujarnya.

“Jadi kami rasa tidak nyaman karena hampir tiap hari kai diundang terus oleh Polisi, Tentara juga Pemerintah Kabupaten Karangayar. Padahal sebelumnya tidak begitu, itu terjadi setelah aksi di mana-mana,” tegas dia.

Terpisa, Gustaviana Mote, salah satu siswa SMA Negeri Karanganyar mengatakan, dirinya sudah pasti segera pulang ke Papua karena orangtuanya menghendaki kembali sekolah di Papua. Ia adalah salah satu siswa siswa program Afirmasi Pendidikan Menengah [ADEM].

“Orangtua bilang pulang karena memang situasi tidak mendukung di sini, orangtua sudah hubungi salah satu sekolah swasta di Papua. Nanti saya akan pindah dan masuk di sekolah itu,” katanya.

Ia mengatakan, setiap hari pihaknya dapat undangan dari Polisi bahkan satu kali diundang Bupati Karanganyar. “Hal-hal ini yang membuat kami ketakutan,” ucapnya. [Abeth A. You]

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *