IPPP-MKP se Indonesia serahkan data mahasiswa

Jayapura, [WAGADEI] – Badan Pengurus Ikatan Peduli Pendidikan Paniai Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan [IPPP-MKP se Indonesia] resmi  menyerahkan seluruh data mahasiswa yang sedang menempuh pada jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan [KIP] kepada Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Paniai melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran [Kadin P dan P] di ruang kerjanya, Madi , Rabu [14/8/2019].

Yanto Kadepa Ketua  IPP-MKP se Indonesia mengatakan, pendataan tersebut dilakuakn atas perintah Kadin P dan P seperti kota studi Jayapura, Nabire, Deiyai, Manokwari, Semarang dan lainnya yang ada  perguruan tinggi yang jurusan KIP.

“Lagian kami iberikan rekomendasi agar membentuk organisasi ini di setiap rayong kota studi untuk mempermudah pendataan. Itu supaya mengakomodir mahasiswa keguruan dan ilmu pendidikan agar terwujud visi dan misi organisasi juga cita-cita mulia dari Pemkab Paniai,” kata Yanto Kadepa kepada wagadei.com.

Guna mempermudah urusan, menurut dia, pihaknya juga akan melakukan nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU). Sebab ia meyakini, orang berlatar non sarjana pendidikan akan kaku dalam proses belajar mengajar di dalam ruang kelas.

“Karena pendidikan Paniai akan maju dan mundur adalah pertama akan dilihat seberapa tenaga guru yang benar-benar selesai dari gelar sarjana pendidikan. Daerah maju apabila pendidikannnya maju. Maka tenaga guru itu harus rangkul dan beri mereka kesempatan,” ungkap Yanto.

Kadin P dan P Paniai, Andreas Degei mengaku dirinya segera  akan proses dana beasiswa bagi mereka yang sedang menempuh KIP  di seluruh Indonesia.

“setelah sidang pembahasan anggaran kita akan tetapkan  dalam DPA kami [dinas pendidikan],” katanya.

Kinerja para mahasiswa itu, ia bahkan mengapresiasi kerja keras karena pendataan dilakukan dalam waktu yang singkat.

“Setidaknya dua minggu saja mereka kerja. Ini luar biasa. Artinya semangat untuk menjadi sarjana pendidikan itu sudah terlihat,” bebernya.

Namun, ia juga akan turun ke semua kota studi [masing-masing kampus] untuk melaukan pengecekan terhadap nama-nama.

“Nanti kita sama-sama akan turun datakan mahasiswa yang baru masuk di pada bidang KIP dan saya mau pastikan berapa mahasiswa yang mau wisuda dalam tahun ini ataupun tahun depan, dan seterusnya.

Hal itu dilakukan agar mereka juga bisa mendapatkan kesempatan yang baik agar sama-sama majukan pendidikan Paniai sesuai prosedur. [Aweidabii Bazil]

4,019 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares