Tokoh intelektual Tabi dukung Laurenzus Kadepa jadi ketua DPR Papua

Jayapura, [WAGADEI] – Tokoh Intelektual wilayah adat Tabi, Marinus Yaung menanggapi polemik seputar posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua (DPRP). Menurutnya, Laurenzus Kadepa tepat menduduki pimpinan parlemen Papua.

Lex specialis dari Undang-undang Otonomi Khusus [UU Otsus] ialah memberikan hak politik dan posisi kesulungan kepada orang asli Papua [OAP]. Dalam jabatan-jabatan politik strategis itu salah satu muatan lex specialis dari undang-undang otonomi khusus,” kata Marinus Yaung kepada wagadei.com di Abepura, Selasa, [13/8/2019].

Yaung menegaskan, Jhon Banua Rouw untuk secara gentlemen legowo dan harus bisa menyampaikan kepada publik bahwa dirinya tidak akan menduduki kursi ketua DPR Papua.

“Saya meminta kepada saudara Jhon  Banua Rouw untuk secara terbuka menyatakan di depan publik bahwa. Saya tidak punya ambisi untuk menjadi ketua DPR Provinsi Papua. Berikan kesempatan kepada Laurenzus Kadepa untuk menjadi ketua DPR Papua,” ungkapnya.

Menurutnya, Otsus akan berakhir pada tahun 2021 sehingga kewenangan kekhususan itu harus diterapkan pada menjelang detik-detik terakhir ini.

“Kami menginginkan agar proteksi keberpihakan terhadap orang asli Papua itu benar-benar diterapkan,” ujarnya.

Laurenzus Kadepa dalam pandangannya, kata Yaung, mampu menerjemahkan amanah UU Otsus seperti proteksi, perlindungan, pemberdayaan dan perlindungan hak-hak politik rakyat Papua.

“Yang menjadi spirit dari otonomi khusus Papua itu dia menjalankan dengan baik. Dan dia hadir di tengah-tengah Papua orang Papua berpihak pada orang asli Papua. Dia membela hak-hak orang Papua melindungi orang asli Papua untuk menjadi katalisator perubahan bagi orang Aceh Papua untuk mempengaruhi kebijakan Papua,” ungkaonya.

Dikatakan, salah satu tugas DPR adalah fungsi pengawasan dan dia bisa menjalankan hal itu dengan baik. Sehingga orang Papua merasa Kadepa adalah elit politik dan DPR yang benar-benar mewakili masyarakat, bagaimana dia bisa menjalankan undang-undang otonomi khusus Papua.

“Dalam pelaku sisa pelaksanaan otonomi khusus di Tanah Papua ini. Saya meminta kepada Partai Nasdem sebagai partai pemenang dalam pemilu legislatif kemarin memenangkan kursi legislatif. nAgar orang Papua bisa melihat bahwa pelaksanaan otonomi khusus di akhir tahun ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan amanat undang-undang tersebut,”  pungkasnya. [Aweidabii Bazil]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares