NasDem Papua harus berani wujudkan cita-cita Surya Paloh ingin cetak pemimpin dari Papua

Jayapura, [WAGADEI] –  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat [DPW NasDem] Provinsi Papua diminta agar harus benar-benar mewujudkan keinginan besar ketua umum NasDem, Surya Paloh untuk mencetak seorang pemimpin bangsa Indonesia yang berasal dari Papua.

Hal itu ditegaskan aktifis pemuda Papua, Benny Gurik. Menurutnya, dengan menyadari sepenuhnya kewenanga partai dalam pentuan ketua DPR Papua, maka, diminta agar Nasdem Papua harus berani mewujudkan cita- cita besar Surra Paloh yang ingin memunculkan pemimpin dari Papua.

“Kami tokoh pemuda Papua ingin sampaikan yang berhak menduduk kursi dan yang berhak dapat partai politik yang mendapat suara terbanyak adalah NasDem. Namun, dalam isu yang beredar Jhon Banua Rouw mendapat suara terbanyak muncul pandangan ini, saya kita ini pandangan keliru. Partai NasDem yang menentukan sebagai partai pemenang, maka harus dipahami,” katanya kepada wagadei.com, di Abepura, Selasa, [13/8/2019].

Gurik menegaskan, pihaknya meminta kepada DPW NasDem Papua agar tidak boleh toleransi dengan orang yang tidak jelas kedudukan. “Kami hormati hak NasDem tapi Partai NasDem juga harus hargai dan tunduk di UU Otsus,” kata dia.

Ia membeberkan, keaslian Jhon Banua Rouw apakah asli atau non asli Papua masih diragukan. Maka Surya Paloh harus merekomendasikan nama anak Papua yang layak yaitu Laurenzus Kadepa.

“Kami dengar sudah ada dua nama di pusat, yaitu Kadepa dan Rouw. Dan Jhon Banua Rouw ini kami sangat sesalkan, harusnya ibu Monim dan Laurenz Kadepa. Kenapa  Banua  Rouw? NasDem harus melihat Papua,” ungkapnya.

“Dan kami masih memegang perkataan Surya Paloh, dia ingin melihat orang kulit hitam rambut keriting menjadi presiden di Indonesia, maka kami minta Laurenzus Kedepa sudah layak sebagai kader terbaik Papua dan dengan ini integritas Surya Paloh akan dilihat di situ,” papar Gurik.

Bahkan jika NasDem mengambil tindakan tidak bijak maka hal ini akan membuat persolan baru karena masyarakat Papua akan menuntut hak mereka sesuai Undang -undang Otsus

“Kalau tidak berikan kepada Laurenz Kadepa kami akan turun mahasiswa dan masyarakat kita akan lumpuhkan minta harus Jhon Rouw Banua mundur dari ketua DPR Papua, karena kursi DPRP ini milik Orang Asli papua,” katanya.

Senada juga dikatakan Paskalis Bomi, salah stau tokoh pemuda dari Meepago. Ia mengatakan bahwa rekam jejak John Banua Rouw  selama menjabat DPRP selama dua periode tidak pernah melakukan sesuatu bagi keuntungan OAP dan tanah Papua.

“Pelangaram HAM, kesenjangan ekonomi dan  persolan Papua  lainya Banua Rouw tidak pernah bicara. Maka kami minta NasDem jangan gegabah menjadikan Jhon Banua Rouw menjadi Ketua DPRP,” tegas Boma.

Dijelaskan, semangat Otsus dengan kerja Laurenzus Kadepa sudah berada bersama masyarakat Papua , bahkan Kadepa selalu ada di depan bagi masyarakat Papua. “Maka jika DPP salah ambil keputusan akan mengganggu stabilitas di Papua,” tukasnya. [Aweidabii Bazil]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares