Lagi, Komee bantu bola voli di gereja Santo Petrus SP C – Distrik Wanggar

Nabire, [WAGADEI] – Komunitas Mee Yokaa [Komee] semakin semangat membagi-bagi bola entah sepak bola maupun bola voli kepada berbagai kalangan di Nabire. Kali ini, Komee membantu bola voli kepada panitia pelaksana [Panpel] turnamen bola voli cup pertama antara gereja-gereja di wilayah Nabire Barat dan Wanggar.

Dalam hal ini, gereja Katolik Santo Petrus SP C di Distrik Wanggar tertindak sebagai tuan, tentunya pertandingan akan dimulai pada awal September 2019 mendatang di halaman gereja ersebut.

Ketua panpel turnamen voli cup I, Deki Mote kepada wartawan Wagadei pada Sabtu, [10/8/2019] mengatakan, awalnya dijadwalkan hendak memulai turnamen pada 21 Agustus 2019 namun karena mahasiswa dari se-Jawa dan Bali gelar pertandingan sehingga diundurkan.

“Saya merasa senang dengan Komunitas Mee Yokaa yang sudah membantu kami bola voli. Ini kerinduan kami untuk membantu kesuksesan turnamen vola pada bulan depan. Sukses terus untuk komunitas dalam agenda selanjutnya,” ujar Deki Mote.

Ia mengatakan, dengan tujuan yang positif serta Komee bermaksud memeranggi penyakit sosial pada generasi emas Papua pasti aka nada pahala besar.

“Mau buat pertandingan dalam bulan ini, tapi karena ada mahasiswa bikin pertandingan jadi kami undurkan dalam bulan September mendatang,” ujar Deki Mote, Sabtu, [10/08/019].

Mote mengatakan, pihaknya akan laksanakan turnamen ini dalam waktu satu bulan. Pertandingan tersebut digelar guna mencari dana untuk pembangunan gedung gereja tersebut.

“Kami mengadakan pertandingan ini sambil kami cari dana untuk pembangunan Gereja Santo Yosep. Dan juga kami mencoba mengalihkan kesibukan anak-anak muda di Wanggar sini untuk melawan kondisi sosial yang mengancam eksistensi hidup generasi ke depan,” ungkapnya.

Frans Kayame, kordinator lapangan [Korlap] Komee megaku, pihaknya datang dengan kepedulian hati serta bersolidaritas akan nilai sosial untuk mendorong setiap turnamen yang dilihatnya penting demi generasi emas Papua ke depan.

“Untuk itu kami Komunitas Mee Yokaa senang dengan kegiatan ini ,kami akan komunikasi terus dengan panitia untuk ke depan,” ujar Frans Kayame.

Menurut dia, walaupun tanpa ada sumber dana yang pasti dari pihak lain namun bukti kepedulian mereka terhadap sesamanya, dengan cara ebamukai telah menyediakan beberapa bola untuk membantu proses berlangsungnya turnamen bola voli tersebut.

Senada juga disampaikan oleh anggota Komee, Ferry Tekege. Menurutnya,  mereka datang tidak bermaksud apa-apa, juga tidak punya unsur kepentingan dari pihak manapun.

“Ini murni dari hati kami untuk mempedulikan kegiatan sosial yang membagun orang Papua, lebih khusunya generasi Papua di Meepago dan memulai dari Nabire. Jadi bola yang kami berikan ini semoga membantu jalannya kegiatan nanti,” ujar Tekege. [Mr. Nomen]

Editor: Aweidabii Bazil

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares