Perkebunan warga di Kampung Butuuma, Yatamo terendam air

Paniai, [WAGADEI] – Hujan yang mengguyur kawasan Paniai, Papua selama dua pekan kemarin menyebabkan air kali Yawei meluap. Salah satunya di kampung Butuuma, distrik Yatamo. Air itu  merendam lahan perkebunan warga setempat sebanyak lima kebun.

Akibatnya  ratusan tanaman sayur mayor, tebu dan umbi-umbian seperti petatas dan keladi milik petani rusak. Kepala Kampung Butuumo, Miakeal Mote  mengatakan, banjir telah merendam laham tanaman sayurannya. Ia mengaku, akibat banjir itu, bawang dan bayam yang akan sebentar lagi dipanen justru mati.

“Air hujan turun sampai air kali Yawei meluap sampai ke kebun milik warga batas lutut. Taranam semua terendam,” kata Mikael Mote kepada wagadei.com, [9/8/2019].

Lahan yang menurut dia sekitar setengah hektare itu menjadi tempat mengais rezeki bagi sekitar 10 orang petani. Mereka menggantungkan hidupnya dari berkebun di lahan itu. Ia mengatakan, para petani tersebut hanya mencari nafkah dari hasil berkebun.

Kepala Distrik Yatamo, Yanuarius Tekege membenarkan adanya kebun milik masyarajat terendam air bahkan ia turut melakukan mendata.

“Benar, ada perkebunan milik warga kurang lebih lima kebun terendam air. Saya sudah turun mendata, sekaligus monitoring bahwa curah hujan ini hal yang kita tidak tahu kapan datang dan pergi,” ujar Yanuarius Tekege.

Ia juga menyampaikan bahwa warga yang tinggal di dekat sungai [kali Yawei] waspada karena banjir terus meninggi hingga mendekati kawasan permukiman.

“Saya sampaikan warga waspada karena banjir telah beberapa kali merendam kampung itu, apalagi kalau musim hujan berkepanjangan,” katanya. Polewali Mandar sejak musim hujan tiba.

Tekege menceritakan, banjir itu hampir mencapai lutut orang dewasa. “Tapi syukur beberapa hari ini sudah tidak hujan lagi,” ucapnya.

Data yang dia ambil akan menyampaikan kepada instansi terkait agar diberikan bantuan kepada masyarakat. [Enaakidabi Carvalho]

1,555 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares