Paus Fransiskus diminta selidiki kematian Imam Katolik asli Papua

Jayapura, [WAGADEI] – Paus Fransiskus di Vatikan, Roma diminta agar segera melakukan penyelidikan atas kematian misterius terhadap para Imam Katolik asli Papua, diantaranya Pastor Nato Gobai, Pastor Neles Tebai, Mgr. John Philip Saklil dan Pastor Yulianus Mote serta Pastor Jack Mote dan Pastor Michael Tekege.

Hal itu dikatakan Ambrosius Mulait, ketua Dewan Pimpinan Wilayah Indonesia Barat [DPW IB] AMPTPI. Karena, kematian mereka dikabarkan meninggal dunia hanya karena jatuh di lantai.

“Kami umat Katolik pribumi Papua meminta dengan tegas dan hormat kepada bapak Sri Paus Fransiskus di Vatikan harus selidiki hingga tuntas. Mengapa mereka ini meninggal dengan usia muda dan gejolak meninggalpun sama. Jatuh [pingsan] tidak sadarkan diri. Padahal mereka ini melukan cek up kesehatan rutin yang difasilitasi dari Keuskupan,” ujar Ambrosius Mulait kepada wagadei.com di Jayapura, Selasa, [6/8/2019].

Selain itu, kata Mulait ada Pastor maupun Suster Biarawati yang sakit harus melakukan pengobatan rutin, tetapi realitas meninggal dengan gejalah yang sama.

“Kami umat Katolik yang tersisa di tanah Papua sangat merasa kehilangan para gembala yang vokal dalam membela hak-hak umat manusia di atas tanah Papua,” ungkapnya.

Sebagai umat yang penuh harapan lanjutnya, dan berkeyakinan akan menyelamatkan dari kematian kesadaran yang terselimuti, pemikiran kapitalime global. Para nabi ini hadir untuk membuka pintu keluar agar umat Katolik dan rakyat Papua menjadi manusia yang utuh.

“Sebagaimana nabi Musa membawa umat Israel dari perbudakan di Mesir, demikian juga harapan rakyat Papua. Tetapi realitasnya para nabi mereka penuh harapan semua meninggal dengan gejolak yang sama,” bebernya.

Ia mewakili umat Katolik pribumi Papua meminta Kepausan di Vatikan segera membentuk tim untuk melakukan penyelidikan kematian para Imam tersebut.

“Kami menilai ada yang belum beres. Kami menduga banyak hal yang tersembunyi penyebab dari kematian para nabi di atas. Jika ada kaitanya dengan mereka bersuara keras terhadap penyelematan hak-hak umat di tanah Papua, segera adili aktor pembunuh dibalik kematian para gembala,” ungkapnya.

Dirinya berharap pihak Vatikan tolong mendengar suara umat di tanah Papua untuk melakukan penyelikan agar Imam Katolik lainnya tidak ikut korban lagi. [Abeth A. You]

 

 

 

Share

2 thoughts on “Paus Fransiskus diminta selidiki kematian Imam Katolik asli Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares