Atlet Rugby nilai kesiapan PON XX 2020 masih minim

Nabire, [WAGADEI] – Atlet cabang olahraga [cabor] rugby, Amison Dogopia menilai kesiapan semua cabor serta sarana dan prasarana dalam menyambut pekan olahraga nasional (PON) ke XX tahun 2020 masih minim.

Pasalnya, hingga tersisa 449 hari ini, kesiapan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua baru menyelesaikan tahapan 40 persen. Namun selebihnya untuk tuntaskan masih butuh kerja ekstra lagi.

“Dari segi kesiapan baru 40 persen yang sudah dibangun arenanya. Itupun masih setengah saja, bahkan Pemprov Papua hanya fokus di pembangunan stadion Papua Bangkit. Padahal, di stadion itu hanya satu cabang olahraga saja yang akan mengisi,” kata  Amison Dogopia, atlet rugby kepada wartawan wagadei.com, Senin, [29/6/2019] di Nabire.

Dogopia menjelaskan, sampai saat ini belum juga terlihat arena pertandingan cabor lain seperti baseball, rugby dan masih banyak lain. Ia bahkan membanding persiapan dengan PON Jawa Barat yang dibangun selama empat tahun.

“Saya lihat kesiapan PON Jawa Barat itu persiapannya empat  tahun, tapi belum juga fix secara keseluruhan. Nah, bagimana dengan Papua besok jadi tuan rumah PON XX 2020? Apakah dalam hitungan bulan ini bisa fix secara keseluruhan? Hal ini Pemprov tolong berpikir dan lihat dengan baik,” ungkapnya.

Atlit berbadan kekar asal Meepago ini memprediksi PON XX 2020 bisa pindah ke Provinsi lain jika Pemprov dan Pemerintah Kabupten/Kota lalai dalam kesiapan dalam beberapa bulan kedepan.

“Dari sisi penginapan hotel yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura itu saja tidak cukup.Kenapa? Karena tiga hotel besar di Kota Jayapura seperti Aston, Jasmin dan Fave Hotel itu saja satu PROVINSI yang suda booking. Tiga hotel besar ini saja milik satu provinsi, bagimana dengan provinsi lainnya nanti. Ini pekerjaan berat,” bebernya.

Menyongsong puncak pelaksanaan, ia menjelaskan, biasanya satu tahun sebelum PON dilakukan harus digelar Pra PON. “Seandainya kalau 35 Provinsi yang ikut serta berarti Papua bikin cerita baru di ajang PON 2020,” katanya.

“Jadi tolak ukur aka terlihat saat pra PON nanti,” katanya. [Mr. Nomen]

Editor: Aweidabii Bazil

banner 120x600

Respon (35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *