Hendak Hapuskan Nilai Rapor Merah, Ini Cara Kadinkes Deiyai Yang Baru

Deiyai, [WAGADEI] –Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua telah mencatat 11 kabupaten sebagai penerima rapor merah di sisi pelayanan kesehatan. Diberikan rapor merah karena derajat kesehatan masyarakat di wilayah tersebut belum ada peningkatan.

Selain itu, lantaran pengalokasian dana Otonomi Khusus (Otsus) tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2014 yaitu sebesar 15 persen sehingga kiner pelayanan kesehatannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Demi menghapuskan nilai rapot tersebut, Kadinkes Deiyai yang baru, Kornelis Pakage, S.KM,M. Kes sedang berupaya dengan cara memperbaiki semua persoalan yang ada di dalam tubuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

“Karena kinerja dinas ini pada empat tahun terakhir di bawah standar atau kategori rapor merah. Upaya ini niat tinggi Kepala Dinas Deiyai baru untuk memperbaiki semua masalah satu per satu menuju masyarakat Deiyai sehat,” ungkap Kadinkes Deiyai, Kornelis Pakage kepada wagadei.com, Selasa, (26/3/2019).

Hal itu juga, kata dosan luar biasa FKM Uncen ini untuk mendukung program 100 hari kerja Bupati Ateng Edoway dan Wakil Bupati, Hengki Pigai.

Ia mengatakan, dirinya telah membawa semua pejabat di OPD tersebut ke Dinkes Provinsi Papua guna melakukan konsultasi program agar kedepan bisa berjalan baik.

“Saya selaku Kepala Dinas Kesehatan Deiyai yang baru sudah membawah semua pejabat Dinkes Deiyai termasuk Kepala Bidang dan Seksi untuk konsultasi program ke Dinkes Provinsi Papua,” jelasnya.

“Jadi ini upaya untuk meningkatkan kwalitas pelayanan kesehatan dan menurunkan angka kematian dan memperbaiki semua masalah yang ada di Dinkes Deiyai,” ucap alumni Unair Surabaya ini. (Bazil/AY)

 

536 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares