Wabup Paniai Buka Pencanangan Pekan Imunisasi Polio di PKM Enarotali

Paniai, [WAGADEI] – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Paniai, Oktopianus Gobai membuka Pencanangan Pemberian Imunisasi Polio tahun 2019  di halaman Puskesmas (PKM) Enarotali, Distrik Paniai Timur, Jumat, (15/3/2019).

Wabup Gobai mengatakan, imunisasi merupakan salah satu kegiatan prioritas Dinas Kesehatan  sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya untuk menurunkan angka kematian pada anak yang disebabkan oleh penularan Virus Polio.

Untuk itu, Gobai meminta agar masyarakat dapat jujur dan tidak berbohong jika anaknya belum diimunisasi. Pasalnya, anak-anak merupakan sumber daya manusia di masa depan untuk melanjutkan pembangunan kabupaten Paniai.

“Saya mau gambarkan dengan situasi terkini, karena kebetulan hujan. Jadi bagi siapa yang tidak siapkan payung dia akan basah (mandi hujan). Begitu juga bagi siapa yang tidak ikut imunisasi polio, ia akan terjangkit penyakit,” katanya di hadapan Kepala Dinkes Paniai, Robby Kayame, pejabat lainnya dan para peserta yang berasal dari siswa SD di kota Enarotali.

Ia mengatakan, kegiatan itu dilakukan guna bagaimana anak di negeri Wagadei ini ke depannya bisa tumbuh dan berkembang secara sehat. Sedangkan pemberian cairan ini agar ada kekebalan tubuh pada anak.

“Mudah-mudahan masyarakat di Paniai ini bisa bebas dari polio, juga imunisasi sangat penting bagi Balita agar terhindar dari penyakit,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Robby Kayame mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat agar Paniai bebas Polio 2020 mendatang.

“Jadi, imunisasi merupakan upaya pencegahan efektif terhadap penularan virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Pasalnya, sejauh ini, banyak kecacatan dan kematian pada anak dapat dicegah dengan polio,” imbuh Kayame.

Untuk di daerah tersebut, pihaknya akan menyiapkan sebanyak puluhan pos untuk diteteskan kepada ribuan bayi hingga anak. Diharapkan, kepada seluruh orangtua agar datang membawa anaknya ke pos imunisasi polio terdekat di daerahnya.

“Jadi, keberhasilan ini adalah tanggungjawab bersama agar tercipta generasi bangsa yang cerdas dan profuktif dan dapat menekan angka kematian dan kecacatan pada anak, sehingga 2020 Indonesia bebas Polio dapat terealisasi,” ungkapnya. (Enaakidabi Carvalho)

Editor: Aweidabii Bazil

325 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares