Berterima Kasih Kepada PT.FI Karena Dibiayai Kuliah, Bupati Paniai Tiba di Puncak Gresberg

Paniai, [WAGADEI] – Bupati Kabupaten Paniai, Meki Nawipa akhirnya sampai di puncak Gresberg, tempat pengambilan emas dan tembaga milik PT. Freeport Indonesia (PT.FI). Ia bersama rombongannya tiba jam 13.35 WP, Selasa, (5/2/2019).

Kedatangan orang nomor satu di Paniai ini untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PT.FI karena 23 tahun silam pihaknya telah memberikan dukungan biaya perkuliahan selama ia sekolah pilot (penerbang).

“Saya kunjungi Gresberg ini untuk menyampaikan terima kasih kepada PT Freeport atas partisipasinya  membantu biaya sekolah pilot pada 23 tahun lalu. Dan ini merupakan kunjunganku yang pertama,” ujar Bupati Meki Nawipa kepada wagadei.com usai kunjungannya.

Ia mengapresiasi kepada PT.FI karena saat itu perusahaan milik Amerika ini telah berdayaan kepada tujuh suku yang berada di areal penambangan emas.

Selain itu, Nawipa yang berusia tiga bulan setelah dilantik jadi Bupati ini mengaku, selama ini dirinya sangat penasaran seperti apakah kondisi penambangan emas dan tembaga itu.

“Ternyata pelayanan pihak Freeport luar biasa, dijemput pakai mobil hingga tiba di Tembagapura tanpa hambatan. Tolong antar kami sampai di Gresberg, itu luar biasa,” katanya.

“Saya melihat dari Tembagapura hingga Ertsberg hingga Gresberg alamnyta indah. Tuhan itu luar biasa, ciptakan tanah ini indah, batu-batu yang besar. Sungguh Papua indahnya sangat luar biasa. Jadi Freeport ini luar biasa dengan pekerjaan yang dikerjakan, semuanya dengan tekonologi,” ungkapnya.

Lebih dari itu, kehadirannya di gunung biji ini guna menelusuri sejarah dalam pemerintahan Kabupaten Paniai di Nabire telah mencatat bahwa tahun 1960-an Bupati Paniai pertama, Alm. Karel Gobai pernah berjalan kaki dari Enarotali selama 17 hari hingga Gresberg untuk menaruh patok (tapal batas).

“Pada tahun 60-an itu di tempat ini (Gresberg), pak bupati Paniai yang pertama, (Alm) Karel Gobai sudah menanam patok sebagai batas wilayah.itu dia lakukan sebelum turun ke Tembangapura dan ke Mile 50. Jadi hari ini bertepatan dengan Injil masuk di tanah Papua, (5/2/2019) saya selaku Bupati Paniai datang melihat bekas kaki orang tuaku,” ungkapnya sambil menetaskan air mata.

Melihat keajaiban itu, ia mengaku ketokohan Karel Gobai terus dikenang sepanjang masa karena mematok batas wilayah itu melindungi nasib anak cucu kini dan masa depan.

“Saya terharu melihat semua itu. Bapak Karel sudah tidak ada (meinggal) tetapi spirit beliau tetap berlanjut,” imbuhnya. (Aweidabii Bazil)

Editor: –

banner 120x600

Respon (45)

  1. Macrobid No Physician Approval [url=https://agenericcialise.com/]cialis daily[/url] Acquistare Viagra Senza Carta Di Credito Cialis cialis pas cher inde

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *