Mahasiswa Papua Ini Pecahkan Rekor Skripsi Terbaik di UTY

Paniai, [WAGADEI] – Salah satu mahasiswa Papua yang kuliah di Fakultas Humanities, Education dan Tourism, University of Technology Yogyakarta (UTY), Yanuarius Toupaapaa Tatogo telah mengangkat identitas diri Papua melalui penelitian bahasa,  khususnya kata ganti dalam bahasa Mee dengan judul skripsi “Declension Pronouns of Mee Language in Mee Pago, Papua”.

Melalui keterangan pers yang diterima wagadei.com, Sabtu, (2/2/2019), lelaki muda Paniai yang telah menekuni jurusan Sastra Inggris dengan kefokusan pada bidang linguistik murni ini.

Dengan judul skripsi itu, Tatogo justru memecahkan rekor skripsi terbaik, tertebal dan nilai A plus dan pihak kampus mengajak  kerja untuk kajian berikutnya.

Dr. Adnan Zaid M.Sc, dosen pembimbingnya mengaku, skripsi seperti itu mahasiswa sebelumnya belum pernah ada. Di sisi lain, Dr. Yohanes Radjaban juga berjanji akan susun jurnal bersama dan berharap bisa melanjutkan S2 dan S3 ke luar negeri.

“Sebab di Papua sangat mudah memperoleh beasiswa ke luar negeri. Kita akan kerjasama dalam melakukan karya ilmiah khususnya di bidang linguistik,” kata Dr. Adnan Zaid M.S.

Linguistik, kata Adnan, adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa, yang selalu digunakan dalam kehidupan masyarakat untuk mempersatukan. Bahasa adalah suara manusia, ekspresi, dan sebuah kunci untuk memahami antara satu dengan yang lain. Menurut Radjaban (2015, hal. Vii), kata dia, bahasa adalah sebuah kunci untuk memahami sebuah budaya. Bahasa adalah artikulasi suara manusia.

Dalam penjelasan lain juga, bahasa adalah sebuah rangkain suara yang diproduksi oleh maksud yang disampaikan secara sadar dari manusia (Santoso, 1990, hal.1). Jika kita lihat bersadaskan kajian jumlah bahasa, sebelum tahun 2015 di Pulau Papua tercatat ada 248 tetapi pada tahun 2015 berdasarkan penelitian dari balai bahasa Papua dan Papua Barat tercatat 307 bahasa lokal di Pulau Papua.

Tetapi hal yang kan disayangkan adalah ketika bahasa mengalami punah maka lima puluh persen identitas diri suku tersebut akan mengalami kepunaan. Di samping itu, hal yang sama juga disampaikan oleh Y. Radjaban (2016) bahwa sebuah bahasa akan mengalami kepunahan ketika bahasa tersebut tidak ada yang mendokumentasikan melalui kajian dokumentasikan dan tentu saja identitas diri lima puluh persen suku tersebut akan mengalami kepunahan.

Tatogo mengatakan, hal ini menjadi sebuah renungan dan motivasi bagi  ini untuk mulai menekuni  dengan memfokuskan pada bidang linguistik.

“Berdasarkan penelitian pentasrifan kata ganti Bahasa Mee, saya telah menemukan 161 kata ganti Bahasa Mee berdasarkan kelas kata ganti seperti subyek ada 33, obyek 33, penentu 33, kepunyaan 33dan refleksi 29,” katanya.

Ia juga telah menemukan tabel lengkap, masing-masing fungsi, pola kalimat dan karakter dalam kata ganti Bahasa Mee. Masing-masing kata ganti ke dalam contoh kalimat bahasa Mee. Hal ini memberikan kepada pembaca untuk lebih mudah memahami dalam penggunaan Bahasa Mee.

Pendiri Kamasan English Club ini merasa senang ketika para dosennya memberikan apresiasi bahwa skripsinya akan melakukan penusunan jurnal bersama-sama. Sebab tidak semua skripsi dari para mahasiswa dan mahasiswa meminta oleh dosen-dosennya demikian.

“Di sisi lain, ini sebagai sebuah prestasi yang pertama kali saya peroleh,” ucapnya.

Ia juga telah mempromosikan buku kamus praktis Bahasa Mee – Indonesia yang ditulis oleh Hubertus Takimai. Pada akhirnya beberapa dosen mau membelinya dan memesan. Di samping itu, para dosen berjanji akan terus bekerjasama dalam melakukan kajian tentang bahasa.

“Seusai seminar sebagian dari teman-teman kampus pun sangat kaget dan bangga melihat skripsi tebal, terbaik dan nilai A plus saya itu,” katanya.

Ia berharap kepada generasi muda Papua perlu mendokumentasikan bahasa-bahasa lokal yang ada di Pulau Papua. Sehingga keutuhan bahasa sebagai simbol indentitas diri orang Papua tidak punah. (Aweidabii Bazil)

Editor: –

2,579 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares