Kadinkes Papua Apresiasi Gebrakan Bupati Paniai, Deiyai dan Dogiyai

Jayapura, [WAGADEI] – “Perjalanan seribu mil selalu dimulai dengan langkah pertama”. Begitulah pepatah kuno berujar, seperti itu jugalah falsafah murni dalam kehidupan nyata yang kita jalani. Memulai berarti merencanakan demi mencapai tujuan.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai melihat sejumlah gebrakan yang dilakukan pasangan Bupati Paniai, Meki Nawipa dan Wakil Bupati, Oktopianus Gobai pasca dilantik pada 23 November 2018 lalu oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe di aula Kantor Bupati Paniai.

“Kami mengapresiasi gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh Bupati Baru di Paniai, pak Meki Nawipa, terutama pak Bupati fokus di kesehatan dan pendidikan, ini luar biasa,” kata drg. Aloysius Giyai kepada wagadei.com, Selasa, (22/1/2019).

Ia meminta kepada semua pihak agar mendukung semua kebijakan demi perubahan pembangunan di negeri Wagadei tersebut. “Ini masih dalam satu bulan tapi bisa buat beberapa perubahan,” ucapnya.

“Di antaranya hentikan semua proyek fiktif yang terindikasi korupsi dan uangnya dikembalikan ke kas daerah, bisa cek langsung kondisi sekolah di lapangan dan lakukan pertemuan besar-besaran dengan semua guru dari seluruh tingkatan sekolah untuk cari solusi selesaikan persoalan, cek pasien di rumah sakit dan minta Pemda Deiyai dan Dogiyai kerja sama penanganan biaya pengobatan,” ungkapnya.

Selain itu, fokus laksanakan program 100 hari kerja dengan foto udara kota Enarotali buat dua jalan hingga Madi. “Jangan pernah berhenti, maju dan pantang menyerah menghadapi segala sesuatu yang harus kita hadapi dan dengan demikian tanpa kita sadari, kita telah semakin dekat dengan tujuan yang hendak kita capai dan kita akan semakin kuat karena kita telah melalui semua hal yang membuat kita pernah tergelincir atau jatuh,” bebernya.

“Kepala-kepala OPD harus dukung melalui visi dan misi pemimpin baru ini. Karena bangun sebuah daerah tak semudah balik telapak tangan,” katanya.

Selain Bupati Nawipa, ia juga mengapresiasi Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa dan Wabup, Oskar Makai. “Di Dogiyai juga mereka dua sudah buat kebaikan yang sasaran kepada masyarakat sudah cukup banyak,” imbuhnya.

“Jadi saya sebagai intelektual orang Mee di Provinsi Papua mengajak kepada semua Bupati di Meuwo harus bergandengan tangan. Tidak boleh baku tikung menikung. Ini sudag saatnya bangun negeri tercinta untuk bapak, mama, saudara dan saudari kita tercinta di sana,” ujarnya.

Juga ia mengapresiasi Pj Bupati Deiyai, Fransiskus Xaverius Mote. Ia meminta kepada Bupati terpilih agar lanjutkan program Jumpaberlindei.

“Sebagai orang Mee yang kerja di Pemerintah Provinsi Papua kagum dengan kalian semua di sana, kerja dna lanjutkan,” kata dia.

Mantan Direktur RSDU Abepura ini berharap, adanya informasi akan dibentuk asosiasi Bupati Meepago untuk menjalin silaturahmi, konsultasi dan kordinasi antara daerah. Agar Bupatai dan Wakil Bupati Nabire, Dogiyai, Deiyai,Intan Jaya dan Mimika sebagai perpanjangan tangan Gubernur Papua.

“Kordinasi ini juga untuk mengingatkan kepada para wakil bupati yang ada, agar dapat menjalankan pemerintahan dengan baik, bersama dengan bupatinya, sehingga kami tidak ingin lagi mendengar, ada wabup yang tidak sejalan dengan bupatinya”, tukasnya. (Abeth A. You)

Editor: –    

1,227 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares