Dilantik di Jakarta, Timsel KPU Paniai Akan Kerja Selama Dua Bulan

Paniai, [WAGADEI] – Hari pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 kini tinggal 84 hari lagi sejak hari ini. Oleh karena itu, proses seleksi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paniai segera dihelat.

Ketua tim seleksi (Timsel) KPU Paniai, Sepo Nawipa mengatakan, dirinya bersma empat rekan lainnya telah dilantik resmi oleh Ketua KPU Republik Indonesia di Jakarta, Senin, (21/1/2019). Menurut dia, pihaknya diberikan waktu kerja hanya dua bulan sejak dilantik.

“Kami diberikan waktu kerja hanya dua bulan, kami akan kerja secara efektif untuk merekrut calon anggota KPU Paniai,” kata Sepo Nawipa kepada wagadei.com melalui selularnya, Selasa, (22/1/2019).

Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan jdawal tahapan yang berasal dari KPU RI. Namun, ia meyakini dalam waktu dekat akan memperoleh jadwal pelaksanaan perekrutan.

“Timsel akan bekerja sesuai jadwal dan waktu yang ditetapkan oleh KPU RI. Sementara ini kami belum mendapatkan jadwalnya, karena jadwal tersebut sebagai acuan kami bekerja,” kata dia.

Selanjutnnya, ujar dia, sesuai PKPU Nomor 7 Tahun 2018 pihaknya akan mengumumkan secara resmi selama tiga hari melalui media, papan pengumuman di Sekretariat Timsel.

“Tempat timsel bekerja akan ditetapkan setelah ada jadwal. Apakah di Paniai, Nabire atau Jakapura, kita akan lihat kondisi saja,” tandasnya.

Kemudian akan ada pengumuman selama tujuh hari kerja. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada calon yang mau daftar agar bersabar dan mengikuti informasi yang ada.

“Kalau sudah dapat informasi segera mendaftrakan sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Kalau lewat dari waktu yang ditetapkan, pasti konsekuensinya tidak akan menerima berkasnya walaupun lengkap,” tegas dosen Uncen ini.

Menurut dia, berpijak pada azas transparansi dan akuntabilitas penyelenggara pemilu, pihaknnya membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberi masukan dan dukungan atas nama-nama yang akan calon.

Ia berharap, para calon anggota KPU  yang akan diseleksi mampu memajukan kualitas pemilu pada 2019. Setiap calon yang telah dipilih memenuhi syarat memiliki integritas, kompetensi, kepemimpinan dan independensi.

“Para calon yang akan terpilih bukan sekedar untuk memenuhi kuota, tetapi benar-benar layak dari semua tahapan,” bebernya.

Ia juga memastikan bahwa tak ada upaya intervensi ketika proses seleksi berlangsung. Ia meyakini bekerja secara independen dan professional. (Abeth A. You)

Editor: –  

banner 120x600

Respon (13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *