Timsel KPU Kabupaten Paniai Periode 2019-2024 Segera Dilantik

Paniai, [WAGADEI] – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah menetetapkan lima nama anggota tim seleksi (Timsel) KPU Kabupaten Paniai sebagai satu-satunya kabupaten di Papua yang belum melakukan seleksi KPU Kabupaten sebelum Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang.

Lima orang telah terpilih sebagai penyeleksi penyelenggara pemilihan umum tersebut, diantanya Beatus Tambaip, Sepo Nawipa, Erich C. Wayangkau, Irene Margaretha Waromi, dan Dr. Mohammad Yamin Noch.

Mereka ditetapkan melalui Surat KPU RI Nomor : 214/PP.06-Kpt/05/KPU/1/2019 tentang Penetapan Keanggotaan Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi dan Calon Anggota KPU Kabupaten / Kota Periode 2019-2024, bersama Timsel calon anggota KPU di 16 kabupaten / Kota lainnya, dan 1 KPU Provinsi yakni KPU Maluku Utara.

Sepo Nawipa, salah satu Timsel KPU Paniai ketika dikonfirmasi wagadei.com mengatakan, proses pelantikan akan dilakukan oleh Ketua KPU RI pada Minggu,(21/1/2019) di Jakarta.

“Besok pelantikan di Jakarta, selanjutnya baru akan ada jadwal tahapan,” kata Sepo Nawipa dibalik selularnya, Sabtu, (19/1/2019).

Ia yakin pihaknya bisa menjalankan amanah dengan baik sesuai aturan, tetap waktu dan memenuhi kualitas  yang diinginkan.

Tokoh pemuda Paniai, Hanok Herison Pigai mengatakan, bahwa tim seleksi harus bekerja berkualitas dengan menjaga integritas dan independensi.

“Integritas dan independensi adalah hal utama yang harus dikawal oleh tim seleksi supaya menghasilkan calon KPU Paniai yang bermartabat,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses seleksi oleh tim seleksi berdasarkan aturan harus secara terbuka. “Rekrutmen calon anggota KPU Paniai harus terbuka dan membuka peluang kepada putra dan putri terbaik Paniai untuk menjadi calon komisioner KPU Paniai,” imbuhnya.

Ia mengaku, salah satu putra asli Paniai yakni Sapo Nawipa telah masuk dalam Timsel tersebut, itu artinya Timsel akan bekerja baik dengan melihat rekam jejak para calon anggota KPU yang akan daftar.

“Pak Sepo masuk itu bagus, supaya nanti yang akan calon anggota KPU bisa tahu potensi yang dimiliki dan rekam jejak mereka. Seperti calon tidak ada kepentingan dengan Parpol dan para Caleg,” kata dia.

Sehingga, kata Pigai bisa melahirkan pejabat publik yang baik dan takut akan Tuhan. “Melalui Sepo, Timsel tahu yang akan calon latar mereka dan terseleksi dengan benar-benar,” ujarnya. (*/wagadaei)

Editor: Abeth A. You

 

 

 

 

banner 120x600

Respon (267)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *