Parpol Minta KPU Berkantor di Dogiyai, Ketua KPU: Minggu Depan Kami Punya Kantor Baru

Dogiyai, [WAGADEI] – Perhelatan pemilihan anggota legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 semakin dekat. Namun, hingga saat ini para anggota KPU Kabupaten Dogiyai dianggap tidak jalankan tugasnya.

Melihat kondisi itu, para pimpinan partai politik (Parpol) meminta kepada pihak KPU setempat agar aktif lakukan kegiatan di Dogiyai. Pasalnya, selama ini KPU Dogiyai kebanyakan lakukan kegiatan di kabupaten Nabire.

Wakil Ketua Partai PDI P, Laorensius Goo mengatakan, KPU Dogiyai harus aktif jalankan tugasnya di Dogiyai. Selama ini, KPU lama sudah jalankan tugasnya tanpa masalah karena semua komisioner KPU aktif masuk kantor

“Kami lihat, KPU baru aktif kerja di Nabire. Sehingga, kami partai-partai minta dengan tegas KPU Dogiyai harus aktif di Dogiyai,” ujar Laorensius Goo kepada wagadei.com di Moanemani, Rabu, (16/1/2019).

Berkantornya KPU di Nabire, menurut dia, akan merugikan banyak pihak, terlebih partai sebagai peserta pesta demokrasi.

“Dogiyai bukan ibu kota di Nabire. Bagemana kita mau kordinasi ke KPU? Kami susah ketemu di Dogiyai,” katanya.

Senada juga dikatakan Agustinus Tebai, Sekertaris Partai Perindo Dogiyai. Menurut dia, pihaknya merasa dirugikan dengan tidak aktifnya KPU di Dogiyai.

“Tahun 2019 ini tahun politik. Tensinya sangat tinggi. Kami khawatirkan dengan tidak aktifnya KPU di Dogiyai, bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Agus.

Pihaknya juga meminta agar KPU Dogiyai dalam waktu dekat harus lakukan aktivitas dan berkantor di Dogiyai.

Terpisah, Ketua KPU Dogiyai, Adrianus Gobai ketika dikonfirmasi wagadei.com mengakui benar pihaknya memiliki kantor yang tidak layak. Sehingga kantor tersebut sementara dipakai hanya sebatas amankan alat tulis kantor (ATK), kursi dan meja.

“Tapi kami sudah dapat satu kantor baru, minggu depan kami sudah mulai kerja bersihkan halaman dan pasang papan nama kantor lalu layani pengurus parpol dan bagikan alat peraga kampanye (APK),” kata Gobai.

Ia bahkan mempertanyakan kembali kepada pengurus parpol bahwa apanya kendala sehingga dipertanyakan keberadaan kantor. “Kan kami sudah layani mereka dengan baik-baik,” katanya.

“Jadi harus diketahui bahwa kami (komisoner KPU) ada di Nabire karena data dan informasi. Soal online dan logistik. Di Dogiyai kan koneksi internet tidak bagus, apalagi system pemilihan sekarang ini harus jaga baik di online,” pungkasnya. (Van Duma)

Editor: Abeth A. You

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares