Ini Capaian Kerja Kantor Imigrasi Kelas II Mimika Tahun 2018

Timika, [WAGADEI] – Capaian kerja selama tahun 2018 kantor imigrasi kelas II TPI Mimika masuk kategori baik. Sesuai dengan tugas dan fungsi pelayanan yang dilaksanakan mengalami peningkatan. Capaian kerja ini diklaim mendapat apresiasi dari pihak pusat.

Kepala kantor imigrasi kelas II Mimika Jesaya Samuel Enock mengatakan, capaian kerja kantor imigrasi dalam tugas dan fungsi pelayanan selama tahun 2018 mengalami peningkatan.

Salah satu peningkatan dalam pengurusan paspor. Peningkatan mencapai 20.7 persen di banding tahun 2017. Dalam tahun 2018 pengurusan paspor mencapai 2382 paspor. Sedangkan tahun 2017 mencapai 1973 paspor.

“Peningkatan ini di pengaruhi oleh beberapa faktor, yakni meningkatnya populasi penduduk di Kabupaten Mimika, meningkatbya perjalanan ibadah keagamaan, pertumbuhan ekonomi, banyaknya paket perjalanan murah ke luar negeri, peningkatan pendidikan, wisata rohani dan kesehatan. Dari tahun ke tahun mulai 2016 hingga 2018 pengurusan paspor meningkat,” ujar Samuel di kantor Imigrasi II Mimika, Kamis (27/12/2028) saat menggelar konfrensi pers.

Selain itu, kata Samuel, pemberian dokumen ijin tinggal orang asing yang meliputi ijin orang tinggal terbatas mengalami peningkatan. Pada tahun 2018 pemberian ijin tinggal terbatas sebanyak 1573, meningkat sebesar 18 persen dibanding 2017 sebanyak 1333.

“Pemberian dokumen izin tinggal terbatas bagi orang asing yang diberikan kantor imigrasi Mimika itu selama tahun 2018 sebanyak 1573, pada tahun 2017 sebanyak 1333. Peningkatan tersebut merupakan akumulasi Izin tinggal yang baru diberikan dan perpanjangan izin dari yang sudah diberikan dengan pemberian izin tinggal yanga baru sebanyak 861 dan perpanjangan izin tinggal sebanyak 712. Sedangkan untuk Izin tinggal tetap hanya 2 warga negara asing asal Amerika dan Itali,” kata Samuel.

Sedangkan izin tinggal tetap yang sifatnya kunjungan, lanjut Samuel, mengalami penurunan hanya mencapai 71 orang dalam periode kerja selama tahun 2018. Pada tahun 2017 sebanyak 213 orang.

“Izin tinggal tetap yang sifatny kunjungan mengalami penurunan,” sambungnya.

Dari data yang dimiliki kantor imigraai Mimika, Warga negara asing yang di berikan izin tinggal di dominasi oleh warga negara dari Australia yang mencapai 645 orang, disusul Amerika serikat 221 warga negara Afrika selatan mencapai 158 orang, Kanada 132 dan Filipina 102 orang.

“Mereka rata rata bekerja di perusahaan sektor pertambang di PT Freeport Indonesia dan sub kontraktor,” ujar Samuel.

Dalam hal penegakan hukum terkait penindakan dan keimigrasian. Kantor imigrasi menangani kasus orang asing yang bekerja di sektor pertambangan ilegal di Kabupaten Nabire. Ada 21 orang asing yang dipidanakan berdasarkan UU keimigrasian pasal 122 huruf a UU no 6 tahun 2011.

“Mereka di tangkap di kabupaten Nabire. Kasus ini telah selesai ditangani oleh pengadilan negeri Nabire dan menjatuhkan vonis 5 bulan 15 hari penjara dan denda sebesar 10 juta dengan subsider 15 hari,” katanya.

Tindakan administratif diberikan keimigrasian kepada 12 orang WNA yang tinggal melampaui izin tinggal dan diberikan denda sebesar Rp 39.300.000

Samuel menyampaikan, total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor Imigrasi Timika sebesar 3.416.025.000. PNBP ini terdiri dari PNBP Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI) sebesar Rp. 852.210.000. PNBP warga negara asing Rp. 2.524.515.000. PNBP denda overstay sebesar Rp.39.300.000.

“Target dari Imigrasi pusat yang di bebankan kepada kantor imigrasi Mimika tidak ada dalam bentuk uang, tapi targetnya dalam bentuk penyelesain dokumen, ujar Samuel. (*/wagadei)

Sumber: sinarpapua.com

Editor: Abeth A. You

 

576 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares